Dendi : Penumpukan Akumulasi Arsip Mengganggu Kinerja Pegawai

Dendi : Penumpukan Akumulasi Arsip Mengganggu Kinerja Pegawai

gentamerah.comPesawaran-Arsip sebagai dokumentasi pelaksanaan kegiatan Pemerintah, pengelolaannya harus dilakukan dengan baik dan benar. Salah satu problematika yang dialami pengelola arsip, menghadapi jumlah akumulasi secara terus menerus, hingga terjadi penumpukan.

Hal itu diungkapkan Bupati Pesawaran H. Dendi Rama dhona K.S.T, pada  ekspose naskah sumber arsip transmigrasi pertama Indonesia di Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran,Lampung, Jum'at (27/07/2018).

Menurutnya, bahwa Arsip memiliki nilai dan arti penting, karena merupakan bahan resmi mengenai penyelenggaraan administrasi pemerintah dan kehidupan kebangsaan. “Setiap pengelolaan arsip, perlu memiliki program penyusutan yang sistematis atau pedoman dasar yang dapat digunakan sebagai acuhan pelaksanaan penyusutan arsip secara periodik,” katanya.

Dendi mengapresiasi terbitnya sebuah naskah sumber arsip dengan judul Penelusuran Sejarah Kolonisasi Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Afdeeling Teluk Betung (1905-1930).

" Naskah ini bersumber dari Khasanah Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan Museum Nasional Ketransmigrasian Provinsi Lampung. Saya berharap naskah sumber arsip pertama di Indonesia ini dapat membawa wawasan, pengetahuan dan pembelajaran mengenai proses terjadinya pemindahan penduduk," kata dia.

Lebih jauh Dendi menyampaikan, Dari kumpulan arsip tersebut, terkumpullah informasi secara lengkap mengenai proses terjadinya transmigrasi di Gedong Tataan yang pada akhirnya menghasilkan sebuah naskah sumber dengan terbitnya naskah sumber ini,  Akan terlihat dengan jelas mengenai terjadinya pemindahan penduduk dari daerah  Jawa Tengah ke Desa Begelen, Kecamatan Gedong Tataan Lampung.

" Pemindahan ini dimulai sejak tahun 1905 dan berakhir pada tahun 1930 yang dimulai dari penyusutan, pengangkutan dan penempatan penduduk serta perkembangan sosial, budaya dan ekonomi yang terjadi di daerah Gedong Tataan yang sekarang ini termasuk dalam lingkungan Kabupaten Pesawaran dan merupakan pemekaran dari Kabupaten Lampung Selatan," tutup Dendi

Penulis : Ali Mubaroq
 Editor : Seno