Tingkatkan Taraf Hidup Warga Wiralaga, DPMD Mesuji Glontorkan Program Kolamisasi

Tingkatkan Taraf Hidup Warga Wiralaga, DPMD Mesuji Glontorkan Program Kolamisasi

gentamerah.com|Mesuji –  Guna meningkatkan taraf hidup masyarakat, Dinas Pemberdayaaan Masyarakat Desa (DPMD) Mesuji, Lampung, menciptakan peluang bisnis, serta menumbuhkan jiwa enterprener. Desa Wiralaga Kecamatan Mesuji, yang merupakan salah satu cikal bakal terbentuknya Kabupaten Mesuji itu, menjadi target dinas setempat, untuk keluar dari ketertinggalan.

Selama ini  sebagian besar penduduknya hanya mengandalkan kekayaan alam yang ada, mencari ikan dan kayu. “Seiring waktu berkembangnya zaman, ikan dan kayu sudah semakin habis, peluang usaha pun semakin sulit,” kata Kadis PMD Mesuji, Sunardi Nyerupa, SE.

Menurutnya, untuk mendorong meningkatkanya ekonomi  masyarakat setempat, maka budidaya ikan dapat dijadikan sebuah trobosan. "Mereka ingin membudidayakan ikan, sebagai mana kita ketahui kebutuhan ikan di Desa Wiralaga sangat tinggi. Sebab, ditempat ini merupakan sentra produksi berbagai olahan makanan berbahan baku utama ikan," ujarnya.

Sunardi mengungkapkan, dengan adanya ketersediaan bahan baku olahan ikan khas masyarakat Mesuji, untuk dibuat Krupuk, ikan asin dan ikan salai ( ikan asap ), maka akan mempermudah meningkatkan produksi. "Kami dari Dinas PMD mencoba 15 kolam dulu, jika ini sukses nanti akan kita masukan diprogram Pemda atau masuk di APBDes yg dikelola Bumdes,"ungkapnya.

Selain memberikan bantuan kolamisasi,  pihaknya juga membawa puluhan bibit kelapa. Alasannya, menurut Sunardi,  bahwa saat ini Pemkab Mesuji melalui dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat tengah membangun jembatan penghubung antara Kecamatan Mesuji,  dengan Kecamatan Mesuji Timur dan Rawa Jitu Utara.

"Terkait bibit Kelapa,  Kita ketahui bersama, saat ini jembatan way gebang sedang dibangun kemungkinan besar jika masyarakat dari Kecamatan Rawa Jitu Utara, KTM, dan Mesuji Atas mau ke Kantor Pemda, pasti akan memilih untuk lewat Desa Wiralaga, karena bisa menghemat waktu lebih kurang 1,5 jam. Dengan kami bantu 100 bibit kelapa jika kelak ada yang butuh es kelapa cukup ke Wiralaga, berikut dengan pecel lele dan pindang ikan nya juga ada disana," ujarnya.

Penulis : Nara
 Editor : Seno