366 Lebih Napi Lapas Gunungsugih Dipersiapkan Masuk Dalam Mata Pilih Pemilu

366 Lebih Napi Lapas Gunungsugih Dipersiapkan Masuk Dalam Mata Pilih Pemilu

gentamerah.com| Lampung Tengah - Untuk memastikan jumlah pemilih, pada Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden Wakil Preaiden dan Legislatif 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), terus melakukan pendataan pemilih.

Pendataan tersebut termasuk  para Narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas lll Gunugsugih, masuk ke dalam data pemilih, pihak KPUD bersama Panwaslu Lamteng, mengunjungi dan mendata sebanyak 366 penghuni Lapas setempat, Senin (20/8/2018) lalu.

Dikatakan Kepala Lapas, Syarpani, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/8/2018),  berbagai persiapan telah dilakukan, dalam menyambut Pemillu 2019 mendatang, terdiri dari pemilihan Presiden dn Legislatif.

Lapas Gunungsugih telah mempersiapkan data pemilih, jauh sebelum Perhelatan pesta demokrasi tiba, dengan berkoordinasi secara intensif ke berbagai pihak, yaitu ke KPU dan Panwaslu Lampung Tengah. Juga termasuk kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lamteng.

"Iya betul, data pemilih untuk Pemilu 2019, yang ada di dalam Lapas ini sebanyak 366 pemilih, seluruhnya adalah warga binaan kita disini," jelasnya.

Dari jumlah yang telah terdata tersebut, masih memungkinkan ada penambahan data pemilih, khususnya bagi pegawai Lapas, yang pada hari H pemilu nanti pegawai tersebut terkena jadwal piket, sehingga harus menggunakan hak pilihnya di TPS yang dibuat di dalam Lapas.

"Kemungkinan ada data pemilih tambahan, khususnya bagi petugas Lapas yang sedang bertugas saat pelaksanaan pesta demokrasi," jelas Kalapas penggagas program Go Green ini.

Anggota KPU Lamteng, Hj. Mutmainah, sangat mengapresiasi kesiapan pihak Lapas Gunungsugih, dalam menyambut Persiapan Pemilu 2019 mendatang. Diharapkan, dengan telah dilakukannya pendataan secara menyeluruh ini, tidak ada lagi warga yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya, karena alasan tidak terdata.

"Terima kasih pak Kalapas, yang telah jemput bola dalam pengumpulan data pemilih, untuk Pemilu 2019 mendatang, hal ini mempermudah kami dalam mengumpulan data pemilih. Saat ini, hasil verifikasi sebanyak 366 orang, untuk sisanya sebanyak 300 orang, kami masih koordinasi dengan KPU Propinsi, KPU kabupaten/kota lain dan Disdukcapil Propinsi, untuk mendata NIK para tahanan," ujarnya.

Ditambahkan Hj. Mutmainah,
pendataan ini dimaksutkan agar pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang, dapat berjalan baik lancar dan tanpa hambatan, sehingga mendapatkan hasil yang baik. (

Penulis : Gunawan/Shintia
 Editor : Yana

Posting Komentar

0 Komentar