Gegara Hutang Piutang, Warga Mesuji Tewas Didoor Kakak Beradik

Gegara Hutang Piutang, Warga Mesuji Tewas Didoor Kakak Beradik



Penulis : Andi Sunarya
 Penyunting : Yana

gentamerah.com | Mesuji - Diduga terkait hutang-piutang, Arifin Bin Kosim (48) tewas ditembak dan ditusuk oleh dua orang pelaku dikediaman istri mudanya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Mesuji. Warga Desa Wiralaga Mulya, Kecamatan Mesuji tersebut meregang nyawa setalah dianiaya, Mj dan Jn, keduanya kakak beradik,  Kamis (11/04/2019).

Menurut keterangan Yuli, istri korban, bahwa peristiwa naas itu berawal ketika MJ dan JN, warga Desa Sungai Ceper, Kabupaten OKI mendatangi rumah korban sekitar pukul 12.00 wib, berniat untuk menagih hutang sebesar Rp15 juta.

"Kejadiannya sekitar pukul 12.00 WIB, kedua orang itu mendatangi suami saya untuk nagih hutang, sebesar Rp 15 juta. Tidak lama kemudian terjadi cekcok dan langsung terdengar suara tembakan beberapa kali, lalu kedua pelaku kabur,” katanya.

Yuli yang mendengar letusan senjata api tersebut spontan menghampiri suaminya yang sudah tergeletak bersimbah darah. “Suami saya langsung dibawa ke rumah sakit ini, tapi sayang nyawanya tidak tertolong lagi," ungkap Yuli kepada wartawan di RSUD RBC,  saat tengah mengurus kepulangan jenazah suaminya.

Dari keterangan kerabat korban, Arifin mengalami dua luka tembak dibagian dada sebelah kanan, satu luka tembak dibahu kiri dan luka robek dibagian perut.

Korban meninggalkan dua orang istri dan tujuh orang anak. Dua anak yang masih berusia 2 dan 5 tahun dari istri mudanya. Sementara buah perkawinan korban dengan Mil, istri tua korban, memiliki lima  anak. "Kami berharap kepada pihak kepolisian, agar kedua pelaku pembunuhan suami saya cepat tertangkap dan dihukum se-berat-beratnya," harapnya.

Terpisah, Kapolres Mesuji,  AKBP Edi Purnomo membenarkan kejadian Tersebut. "Iya benar ada kejadian tindak pidana di Desa Wiralaga Mulya, dari hasil Visum Et Repertum, korban luka dibagian dada, bahu, perut dan punggung,"kata Kapolres.

Sementara jajaran unit reskrim Polres Mesuji dan Polsek Tanjung Raya sudah ke TKP dan melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Untuk saat ini,  kondisi di Desa Wiralaga Mulya masih kondusif. "Dimohon untuk warga Kecamatan Mesuji, khususnya warga Desa Wiralaga Mulya untuk tidak terpancing dan jangan percaya informasi yang belum jelas kebenarannya," tegas Edi.

Posting Komentar

0 Komentar