BW Tuding Ma’aruf Amin Miliki Jabatan di Bank, Hakim Diminta Mendiskualifikasi Pasangan Jokowi-Ma’aruf

BW Tuding Ma’aruf Amin Miliki Jabatan di Bank, Hakim Diminta Mendiskualifikasi Pasangan Jokowi-Ma’aruf


BW Tuding Ma’aruf Amin Miliki Jabatan di Bank, Hakim Diminta  Mendiskualifikasi Pasangan Jokowi-Ma’aruf

gentamerah.com | Jakarta – Bambang Widjojanto  (BW),  Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mempersoalkan posisi cawapres Ma'ruf Amin di dua bank. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin membalas dengan menyoroti kursi BW di DKI. Hal itu diungkapkan saat  BW mengajukan perbaikan permohonan ke Mahkamah Konstitusi (MK),  di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Senin (10/6/2019).

BW menyebut Ma'ruf Amin masih terdaftar di laman BNI Syariah dan Mandiri Syariah yang menurutnya melanggar salah satu pasal di UU Pemilu. "Menurut informasi yang kami miliki, pak calon wakil presiden, dalam laman BNI Syariah dan Mandiri Syariah namanya masih ada, dan itu melanggar Pasal 227 huruf p (UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu) ," kata Ketua tim hukum Prabowo-Sandiaga, Bambang Widjojanto (BW) setelah mengajukan perbaikan permohonan.

Dalam petitum mereka, Tim Hukum Prabowo-Sandiaga meminta majelis hakim mendiskualifikasi pasangan Joko Widodo atau (Jokowi) dan Ma'ruf Amin dari kontestasi Pilpres 2019. BW menilai status Ma'ruf yang masih memiliki jabatan di bank tersebut bisa menyebabkan pasangan nomor urut 01 itu didiskualifikasi.

BW menyebut pada saat mendaftarkan diri ke sebagai bakal cawapres, Ma'ruf tak mencentang kolom tentang pengunduran diri sebagai pegawai BUMN. Tim hukum Prabowo-Sandiaga mengaku menyertakan dokumen tersebut ke MK.

"Kalau Anda baca dokumen yang kami miliki itu disebutkan waktu menandatangani dokumen itu di KPU. Itu Pasal 12 itu ada empat kolom. Di kolom D-nya itu disebutkan, 'apakah sudah menandatangani pengunduran diri sebagai karyawan atau pejabat dari BUMN'? Ternyata beliau (Ma'ruf) tidak memberi contreng. Katanya belum. Kok. Sampai sekarang belum juga? Kira-kira begitu," papar Bambang. Detik


Posting Komentar

0 Komentar