Puluhan Kakam di Waykanan Terancam Dipolisikan, Perencanaan DD Diduga Mark Up

Puluhan Kakam  di Waykanan Terancam Dipolisikan, Perencanaan DD Diduga Mark Up

gentamerah.com / Waykanan-Diduga perencanaan dikerjakan bukan ahlinya, puluhan kampung di Waykanan, Lampung terindikasi mark up dana desa. Akibat perencanaan kampung tidak sesuai dengan Peraturan bupati (Perbup), akan menjadi masalah ketika dilakukan pemeriksaan  oleh pihak berwajib dan kepala kampung akan kena akibatnya.

Firdaus, salah satu tenaga ahli kabupaten dan  sebagai pendamping Dana Desa membenarkan hal tersebut, bahkan hal itu telah menjadi keluhan tersendiri. “Banyak keluhan atas perencanaan Dana Desa yang selama ini dikerjakan oleh beberapa orang yang bukan profesi nya dan hanya perpanjang tangan, sehingga puluhan  Kampung bermasalah dengan perencanaan tidak sesuai Perbup,” katanya, Senin(9/9/2019).

Akibat perencanaan yang amburadul tersebut, kata Firdaus, Kampung akan menjadi korban dan siap-siap berhadapan dengan pihak berwajib, Polisi dan Kejaksaan .”Perencanaan yang ada unsur mark up nya itu dipekerjaan fisik. Untuk pekerjaan fisik sudah ada standar harga yang sesuai dengan Peraturan Bupati, mereka buat  perencanaan seenaknya. Membuat harga satuan sendiri,  sehingga timbul  mar up dana pembangunan ," ujar dia.

Tenaga Ahli Kabupaten tersebut memberikan contoh, pembangunan Siring pasang standar harga permeter Rp 225.000 - Rp 250.000 sesuai harga standar Perbup , sementara dari temuan dilapangan harga permeter sampai Rp400 ribu.

" Ini terjadi dibeberapa kecamatan,  seperti Banjit, Kasui, Gununglabuhan dan beberapa kecamatan lain,” kata Firdaus.

Harapannya, kedepan dalam menyusun perencanaan, kampung harus melibatkan pendamping,  agar dapat sesuai dengan standar harga dari pemerintah dan lebih mudah lagi apabila ada kesalahan bisa langsung diperbaiki.

Temuan dugaan mark up tersebut, Tenaga Ahli akan melaporkan kepihak berwajib, dengan alasan Mark up dana desa akan mengakibatkan puluhan kampung  diperiksa untuk dimintai pertanggung jawaban.



Penulis : Tim
Editor : Seno

Posting Komentar

0 Komentar