Breaking News

TKS Tanggamus Tidak Masuk Kerja Terancam Dipecat

TKS Tanggamus Tidak Masuk Kerja Terancam Dipecat
Caption: Sidak-Wakil Bupati Tanggamus H. Samsul Hadi dan Sekretaris Daerah (Sekda) H. Mukhlis Basri serta tim GDN Pemkab Tanggamus, Lampung, melakukan sidak, Selasa (03/1/2016). Foto: Budi Widayat Marsudi/gentamerah.com

gentamerah.com Tanggamus – Puluhan aparatur sipil (ASN) Tanggamus, Lampung, didapati tidak masuk kerja tanpa keterangan, saat inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan  Wakil Bupati Tanggamus H. Samsul Hadi dan Sekretaris Daerah (Sekda) H. Mukhlis Basri serta tim GDN Pemkab Tanggamus, Lampung, Selasa (03/1/2016).
Sidak yang dilakukan tersebut, untuk memantau ASN, usai liburan tahun baru 2017.Wabup Samsul Hadi melakukan sidak ke sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mengetahui tingkat kehadiran dan disiplin aparatur sipil negara (ASN), honorer dan tenaga kerja sukarela (TKS) di lingkup Pemkab Tanggamus.
Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tanggamus menjadi urutan pertama dari empat dinas yang dikunjungi oleh Tim Gerakan Disiplin Nasional (GDN) dalam kegiatan inspeksi mendadak (Sidak) pada awal kerja di tahun 2017 ini.
Dari catatan yang ada, Dinas yang dipimpin oleh Riswanda Djunaidi ini, terdapat 18 dari 192 pegawainya yang tidak hadir tanpa keterangan,  dengan rincian 10 pegawai berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 8 pegawai berstatus Tenaga Kerja Sukarela (TKS).
Kemudian sidak dilanjutkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat,  dengan ketidak hadiran tujuh dari 49 orang pegawai tanpa keterangan, dua berstatus ASN dan lima TKS.
Sementara di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tanggamus, tim GDN hanya menemukan  satu orang pegawai saja yang tidak masuk dengan keterangan izin.
"Sidak ini dilaksanakan untuk mengetahui tingkat kehadiran pegawai pemkab baik itu ASN maupun TKS nya," kata Wabup Samsul Hadi disela-sela pelaksanaan sidak.
Sementara  Sekertaris Daerah Kabupaten (Sekdakab)  Tanggamus Hi. Mukhlis Basri mengaku puas dan mengapresiasi kepada SKPD  yang tingkat kehadirannya menggembirakan, seraya berharap kepada jajaran ASN dan TKS di Kabupaten Tanggamus diawal Tahun 2017 ini merupakan awal untuk lebih baik lagi dalam meningkatkan kinerja serta melayani masyarakat.
Selanjutnya hasil sidak yang dilaksanakan ini akan direkap, bagi yang tidak masuk kerja tanpa keterangan akan di beri sanksi dan teguran baik itu ASN maupun honorer danbTKS yang tidak di siplin dengan teguran disiplin dilakukan berjenjang oleh masing-masing pimpinan SKPD kepada bawahannya.
“Untuk ASN yang didapatkan tidak hadir dengan status tanpa keterangan atau alpha, maka akan ditindak lanjuti sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku. Dan bagi TKS yang alpa saya memerintahkan kepada Kepala Satker masing-masing untuk di berhentikan," tegas Mukhlis.
Mukhkis berharap memasuki  tahun 2017 ini,  semua ASN, honorer dan TKS membiasakan diri untuk tertib,  baik itu tertib pakaian, tertib atribut dan tertib dalam kehadiran bekerja.
"Khusus kepada Disdukcapil, agar dalam melayani masyarakat lebih cepat segala urusan administrasi kependudukan masyarakat yang ingin membuatnya, jangan diperlambat apalagi dalam hal pelayanan KTP, KK serta lainnya, “ harapnya.
Sidak hari itu yang dipimpin langsung  Wabup Samsul Hadi, juga diikuti tim GDN lainnya,  seperti Asisten I Bidang Pemerintahan Paksi Marga, Asisten II Bidang Ekonomi Andi Wijaya, ST., Asisten III Bidang Administrasi Pembangunan Hj. Nur Indarti, Inspektur Tanggamus Firman Rani, Kepala BKD Jonshen Vanisa, Kasat Pol PP Yumin, BA., Kabag Protokol Robin Sadek.
Bakal ada sanksi, mulai dari teguran sampai pemecatan  bagi  yang tidak masuk kantor.


Penulis : Sayuti Rusdi
 Editor : Seno
0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami