Breaking News

Dua Tusuk Sajam Melayangkan Nyawa Nenek Renta Di Tanggamus

Dua Tusuk Sajam Melayangkan Nyawa Nenek Renta Di Tanggamus

gentamerah.com | Tanggamus- Diduga dibunuh,  Lamiem (70),  nenek renta Warga Pekon Kacapura Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus, Lampung, ditemukan bersimbah darah akibat luka tusuk ditubuhnya, di rumah kediamannya,  Jumat  (27/10/2017).
Dengan rasa duka yang mendalam lantaran kepergian Lamiem yang tak wajar dan terhitung sadis, keluarga dan kerabat memandikan jasad korban Sabtu (28/10/2017) dini hari sebelum dimakamkan pagi ini.
Dari bekas dua luka tusukan benda tajam pada tubuh korban, polisi menduga nenek renta itu meregang nyawa akibat dua kali ditikam. Entah setan apa yang merasuki pelaku, hingga tega menghabisi nyawa korban yang usianya sudah senja.
Kepala Pekon Kacapura, Solekhan, mengaku kabar pembunuhan Lamiem itu kontan menghebohkan warga. Hingga Jumat malam, Solekhan terus mendampingi petugas yang melakukan pemeriksaan di lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan.
Dihubungi terpisah, Kasat Reserse Kriminal Polres Tanggamus Ajun Komisaris Polisi Hendra Saputra, mendampingi Kapolres Tanggamus Ajun Komisaris Besar Polisi Alfis Suhaili, membenarkan bahwa telah ditemukan jasad nenek tua, yang merupakan warga Pekon Kacapura. Diperkirakan korban dibunuh sekitar pukul 15.40 WIB.
Sebelum dimakamkan, jasad korban juga sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Islamic untuk diidentifikasi, guna kepentingan penyidikan kepolisian. Sekitar pukul 18.40 WIB, jasad korban tiba di RSUD.
“Ya, benar (ada laporan pembunuhan). Saya baru saja dari RSUD untuk mengecek jasad korban. Sekarang mau meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) di Pekon Kacapura, Kecamatan Semaka untuk pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan pengumpulan data (puldata),” ujar Hendra.
Menurut Hendar, bila dilihat dari bekas luka tusukan, diduga pelaku membunuh korban menggunakan senjata tajam (sajam) jenis belati. Terkait siapa dan apa motif yang melatarbelakangi pelaku membunuh korban, kasatreskrim mengaku, sementara ini belum bisa menerangkan apa-apa.
“Malam ini kami baru mau pulbaket dan puldata berdasarkan keterangan dari beberapa saksi di TKP. Jadi siapa dan apa motif pelaku membunuh korban, kami belum tahu. Ada sedikit kendala, karena semua pihak yang melihat pelaku, masih belum jelas dan masih terus kami mintai keterangannya. Sabar ya,” kata dia.
Keterangan kasatreskrim, dikuatkan oleh keterangan salah satu petugas RSUD Tanggamus yang menyebutkan, korban yang sudah renta itu mengalami dua luka tusukan benda tajam. Yaitu di bagian dada kanan dan bagian rusuk kiri.
“Ada dua luka tusukan di tubuh korban. Yaitudi dada kanan dan rusuk kiri," ujar seorang petugas medis RSUD Tanggamus.
Kendati demikian, kasatreskrim bersama anggotanya optimis, bisa dengan cepat mengungkap kasus yang menggegerkan ini.
Dari konfirmasi terakhir dengan Kasatreskrim Hendra Saputra Sabtu (28/10) dini hari tadi. Hendra mengaku sudah mendapatkan gambaran pelakunya.
“Tapi kami nggak bisa gegabah dan sembarangan. Kami dalami dulu. Hasil Olah TKP, sepertinya setelah sukses membunuh korban, pelaku langsung melarikan diri,” ujar Hendra Saputra.
Penulis : Sayuti Rusdi
 Editor : Seno
0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami