Breaking News

Ribuan Masyarakat Mesuji Kecewa, Tiga Menteri Batal Datang

Ribuan Masyarakat Mesuji Kecewa, Tiga Menteri Batal Datang

gentamerah.com | Mesuji – Warga dan sejumlah pejabat serta tokoh masyarakat Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung, kecewa. Pasalnya tiga Menetri Kabinet Presiden Republik Indonesia (RI) Ir. Jokowi Widodo, tidak jadi melakukan kunjungan ke bumi ragab begawe caram tersebut.
Padahal persiapan yang dilakukan Bupati Mesuji, Khamami bersama perangkat kerjanya sudah sangat maksimal. Ketiga menteri itu,  Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), dan Transmigrasi, Menteri Pertanian, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), semula dipastikan mengunjungi di Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Mesuji.
Hari ini, Sabtu (23/10/2017), seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), kepala dan perangkat desa, serta ribuan masyarakat se-Kabupaten Mesuji telah bersiap menanti dengan penuh kegembiraan, menanti ketiga Menteri tersebut.
Semula besar harapan masayarakat Mesuji untuk dapat bertatap muka kepada tiga Menteri itu, sebab, melalui pemerintah daerah setempat ingin menyampaikan banyak hal, mengingat masih banyak yang harus diketahui oleh pemerintah pusat, terkait kondisi Mesuji terutama masalah pembangunan di kabupaten yang baru berumur delapan tahun itu.
Tiga menteri yang seharusnya hadir di Mesuji, ternyata, hanya mendatangkan Sekretaris Direktorat Jendral Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Anwar Sanusi.
"Saya dan kawan-kawan kecewa, karena bapak-bapak menteri itu pada tidak jadi hadir, kami rombongan dari Kecamatan Rawajitu Utara sudah sejak pagi hari datang kelokasi, ternyata hanya berwakil. Padahal banyak yang ingin kami sampaikan supaya pemerintah pusat khususnya pak presiden Jokowi tau bagaimana kondisi kami di Mesuji," ujar Sutris, Warga Desa Sidang Iso Mukti kepada wartawan.
Pada kesempatan itu, Anwar Sanusi yang didampingi Bupati Mesuji Khamami, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sutono, Staf khusus presiden, Wakapolda Lampung, Kepala Bulog, Kepala Bank BNI, Dandim, Kapolres serta jajaran OPD Mesuji mengawali kunjungan kerjanya dengan melakukan panen raya jagung di Desa Tanjung Mas Rejo, dan meninjau pasar Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Kecamatan Mesuji Timur.
"Kehadiran Kawasan Terpadu Mandiri(KTM) Kecamatan Mesuji Timur akan menjadi contoh pengembangan Kawasan Transmigrasi terbaik diantara  600an kawasan transmigrasi di Indonesia,"kata Anwar Sanusi kepada awak media, sabtu(7/10/2017).
Selanjutnya, rombongan mengunjungi lokasi Raice Mealling Plant (RMP) yang merupakan bantuan dari Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi, di Desa Wonosari, Kecamatan setempat dan terakhir rombongan menyerahkan bantuan berupa enam unit kendaraan roda empat, bantuan 5 unit hand tracktor, bantuan penguatan modal untuk badan usaha milik desa (BUMDES) bagi 5 desa masing-masing sebesar 50 juta, bantuan bagi empat orang pelajar berprestasi dari tingkat SD,SMP,SMA dan mahasiswa, bantuan ATK bagi 5 pondok pesantren, serta terakhir rombongan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gudang bulog di desa Wonosari.
Penulis : Nara
 Editor : Seno
0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami