Breaking News

Belum Digunakan, Proyek Jembatan Milik Anggota DPRD Way Kanan Ambruk

Belum Dioprasionalkan, Proyek Jembatan Ratusan Juta Diduga Milik Anggota DPRD Way Kanan Ambruk

gentamerah.com | Waykanan-Proyek pembangunan jembatan gantung di Kampung Menanga Siamang Kecamatan Banjit Kabupaten Waykanan Lampung, diduga dikerjakan tidak sesuai bestek. Proyek  yang seharusnya selesai dikerjakan pada september 2017 lalu dan menelan dana ratusan juta rupiah tersebut kini ambruk.
Jembatan yang dibangun di Sungai Umpu (Way Umpu) tersebut merupakan penghubung antar dusun dan sebagai sarana fital juga digunakan sebagai sarana mengangkut hasil pertanian  bagi warga.  Proyek tanpa plang nama itu disinyalir milik salah seorang anggota DPRD Waykanan, Dapil V asal Kecamatan Banjit.
Proyek jembatan menggunakan kucuran dana APBD Waykanan Tahun anggaran 2017 tersebut menelan dana sekitar Rp500 juta juta. “Jembatan itu ambruk tadi malam (Minggu, 05-11-2017), karena kawatnya putus tidak kuat menampung beban berat. Untung saja belum digunakan, kalau pas digunakan untuk lewat motor dengan beban berat, bisa membunuh orang,” ujar salah seorang warga setempat, Senin (06/11/2017).


Belum Dioprasionalkan, Proyek Jembatan Ratusan Juta Diduga Milik Anggota DPRD Way Kanan Ambruk

Sementara itu, kepala kampung Menanga Siamang, Asmudin mengaku tidak tahu menahu milik siapa proyek tersebut. “Saya malah baru tahu kalau jembatan itu ambruk. Memang selama ini juga tidak pernah ada laporan dari pemilik proyek. Jadi saya juga tidak tahu proyek itu punya siapa, dan berapa nilainya,” katanya.
Asmudin menyayangkan, rekanan yang mengerjakan jembatan tersebut dilakukan asal jadi, sehingga belum digunakan sudah hancur. “Itu jembatan gantung, dan jembatan itu sangat penting bagi warga, karena lewat jembatan itulah warga mengangkut hasil bumi. Saya kira pemborongnya tidak mempertimbangkan bahayanya proyek kalau dikerjakan asal jadi,” ujarnya.



Beberapa warga setempat juga menyesalkan proyek yang seharusnya dibangun kokoh itu justru nyaris membawa korban. “Kalau pas ada yang lewat pakai motor dan mengangkut hasil bumi, kemudian roboh apa itu gak bahaya, makan korban,” kata dia.
Penulis : Baiki/Yoyon
 Editor : Seno
0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami