Breaking News

Kendati Terlambat, Akhirnya Pemda Lamteng Kucurkan Bantuan Korban Banjir

Kendati Terlambat,  Akhirnya Pemda Lamteng Kucurkan Bantuan Korban Banjir
Caption: Plt. Bupati Lamteng, Loekman D. menyerahkan paket sembako berupa beras, yang diterima oleh Camat Bandar Surabaya, Wahyu. Foto: Gunawan/gentamerah.com

gentamerah.com |Lampung Tengah -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah (Lamteng), akhirnya memberikan  bantuan sembako kepada korban banjir,  di Kampung Cabang Kecamatan Bandar Surabaya.
Bantuan sembako tersebut  diserahkan oleh Plaksana tugas (Plt) Bupati Lamteng, Loekman Djoyosoemarto,  Jum'at  (2/3/2018).
Jenis bantuan yang diserahkan itu, berupa beras sebanyak 7.540 Kg, beberapa dus mie instan, minyak goreng dan keperluan memasak lainnya.
Sebelum membagikan paket sembako, Plt. Bupati Loekman, yang datang bersama Ketua Bappeda Abdulhak, Asisten l A. Azhar, Kasat Pol-PP dan beberapa kepala dinas terkait, menyapa dan berdialog dengan warga.
Dalam dialog tersebut, Loekman meminta maaf atas keterlambatan bantuan yang diserahkan, karena pemerintah daerah masih menunggu laporan dari kampung dan kecamatan, terkait jumlah  korban banjir.
Dengan alasan,  agar bantuan yang disalurkan kepada warga,  sesuai dengan jumlah data yang ada. Karena bantuan tersebut menggunakan anggaran APBD Lamteng yang sistem penyelurannya harus sesuai mekanisme dan aturan.
"Kami mohon maaf, kalau bantuan ini agak terlambat, karena kita masih menunggu data yang disampaikan oleh kepala kampung dan camat,” katanya.
Plt. Bupati berpesan,  tim Tagana dan  tim dapur umum dari Dinas Sosial (Disos), untuk sementara tetap stand bye dilokasi banjir, hingga situasinya dipastikan sudah aman.
Camat Bandar Surabaya, Wahyu menyampaikan, jumlah warga korban banjir di Kampung Cabang, sebanyak 629 kepala keluarga (KK), dan tidak ada korban jiwa, untuk kerugian metari, saat ini sedang dilakulan pendataan.
"Untuk jumlah warga korban banjir, yang rumahnya terendam air, semua sudah kita sampaikan kepada pak bupati, korban jiwa atau meninggal tidak ada, mengenai kerugian harta, sekarang kita sedang lakukan pendataan," jelasnya.

Penulis : Gunawan
 Editor : Seno
0 Dilihat
Hubungi Kami