Breaking News

PKL Menumpuk di BJP-Tempat Relokasi Tak Memadai, Disdag Lamteng Galau

PKL Menumpuk di BJP-Tempat Relokasi Tak Memadai, Disdag Lamteng Galau
Kepala Disdag Lamteng, Syarif Kusen

gentamerah.com|Lampung Tengah - Sepertinya Dinas Perdagangan (Disdag) Lampung Tengah (Lamteng), saat ini sedang dalam kebingungan, disatu sisi keberadaan ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang ada di dalam Bandarjaya Plaza (BJP), sudah sangat meresahkan, namun disisi lain tempat yang baru, beberapa fasilitasnya belum tersedia.
"Kita akan berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pasar daerah Bandarjaya, bagaimana langkahnya untuk memindahkan semua PKL yang ada didalam pasar BJP," kata Kepala Disdag Lamteng, Syarif Kusen, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pada bangunan baru los pasar pagi yang diperuntukkan bagi para PKL, hingga saat ini belum tersedia sumber air bersih dan sumber penerangan listrik. Sedangkan keduanya menjadi hal pokok, yang sangat dibutuhkan oleh pedagang.
Selain itu, persoalan dasar lain,  jumlah los yang ada pada bangunan tersebut, tidak sebanding dengan jumlah PKL yang ada didalam ataupun diluar pasar BJP.
Jumlah los pada bangunan baru, yang terletak di belakang pasar BJP hanya sekitar 200 kios, sementara jumlah PKL saat ini mencapai 300 lebih. Dikhawatirkan, pada saat perpindahan PKL nantinya, akan muncul masalah baru seperti perebutan kios antar pedagang. 
"Karena jumlah kiosnya tidak sebanding dengan jumlah pedagang, maka akan kita lakukan pengundian. Saya pikir, ini salah satu cara untuk menghindari gesekan antar pedagang," ujar Kusen.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber, diduga bangunan pasar pagi, yang bersumber dari bantuan hibah Kementrian Perdagangan (Kemendag) RI, hingga saat ini belum diserahterimakan oleh pengembang kepada Pemkab Lamteng.

Penulis : Gunawan
 Editor : Seno
0 Dilihat
Hubungi Kami