Breaking News

Arus Mulai Padat, Polres Lamteng Urai Kemacetan Dengan Jalur Alternatif

Arus Mulai Padat, Polres Lamteng Urai Kemacetan Dengan Jalur Alternatif

gentamerah.com|Lampung Tengah - Meski musim arus mudik dan balik lebaran 2018 waktunya masih jauh, ternyata kepadatan arus kendaraan dijalur lintas sumatera (Jalinsum), tepatnya di ruas jalan antara Gunungsugih-Terbanggibesar, kemacetan sudah sangat terasa. 

Kemacetan mulai terjadi sejak hari Selasa (22/5/2018) lalu, terjadi pada kedua jalur, baik jalur dari arah Bandarlampung - Kotabumi maupun sebaliknya. Kepadatan kendaraan dari arah Kotabumi mulai terasa di Simpang Tiga Terbanggibesar, sedangkan dari arah Bandarlampung, kemacetan mulai terjadi di Gunungsugih. 

Untuk mengurai kemacetan yang terjadi siang dan malam hari, jajaran Polres Lamteng mengerahkan seluruh Satlantas, dengan dibantu dari Sat Sabhara, seluruh anggota ini ditempatkan di setiap titik persimpangan dan perempatan jalan. 

Kemacetan yang mengular hingga puluhan kilo meter ini, mengundang keinginan Plt. Bupati Lamteng, Loekman Djoyosoemarto dan Kapolres Lamteng, AKBP Slamet Wahyudi, terjun langsung ke beberapa titik lokasi kemacetan. 

Selain mengecek ruas jalan  di Gunungsugih, Bandarjaya dan Terbanggibesar, rombongan Bupati dan Kapolres juga meninjau jalur lingkar barat (Jalinbar) di Kampung Adijaya, yang dijadikan sebagai jalur alternatif pengurai kemacetan. 

Plt. Bupati Loekman menjelaskan, kemacetan yang terjadi sejak hari Selasa (22/5/2018) lalu, karena ruas jalan antara RS YMC Yukimjaya - MAN I Poncowati hanya berfungsi satu jalur, karena pada jalan tersebut sedang dilakukan perbaikan. 

"Kendaraan yang melintas disana, hanya menggunakan satu jalur secara bergantian, wajar saja kalau terjadi penumpukan kendaraan, yang mengakibatkan kemacetan parah," kata bupati. 

Hal ini diperparah lagi dengan kondisi ruas jalan antara Yukumjaya-Poncowati yang becek dan hancur, akibat hujan selama dua hari berturut-turut sejak hari Selasa-Rabu (22-23/5/2018) lalu, hujan turun sejak siang hingga malam hari. 

Sementara pihak Polres Lamteng meminta bantuan kepada perusahaan kontraktor WIKA (kontraktor JTTS), agar dapat melakukan penimbunan pada ruas jalur alternatif Jalinbar, yang kondisinya juga sudah rusak parah pada beberapa titik badan jalan. 

"Saat ini jalur lingkar barat tidak ada masalah, karena pada badan jalan yang rusak sudah diperbaiki, dengan meminta bantuan perusahaan WIKA untuk menutup lubang dan memperbaiki badan jalan yang rusak," ujar Kapolres Lamteng, AKBP Slamet Wahyudi.

Penulis : Gunawan
 Editor : Seno
0 Dilihat
Hubungi Kami