Breaking News

Pak Bupati Mesuji.. Banyak Anak Tanjungraya Putus Sekolah, Inginkan SMP Negeri

Caption : Kepala Desa Sri Tanjung, Mat Kalu menunjukkan lokasi lahan hibah seluas setengah hektare untuk bangunan SMP Negeri yang sudah diusulkannya kepada Pemkab Mesuji. Foto: Nara Sukarna  

gentamerah.com| Mesuji – Belum adanya sekolah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kecamatan Tanjungraya, warga Desa Sritanjung meminta Pemerintah Kabupaten Mesuji, mendirikan sekolah tersebut, agar meringankan biaya sekolah bagi siswa. Saat ini yang ada dilokasi itu sebuah sekolah swasta, dengan biaya yang relatif tinggi.

Warga menuturkan, sejak belum terbentuknya Kabupaten Mesuji,  diwilayah itu memang belum ada bangunan SMP Negeri, hanya ada satu bangunan sekolah SMP dan SMA swasta milik sebuah yayasan,  yang tentu saja harus menggunakan biaya cukup besar bila masyarakat ingin menyekolahkan anaknya.

Mat Kalu, Kepala Desa Sri Tanjung mengatakan, sebagian besar masyarakatnya yang hanya mengandalkan penghasilan sebagai buruh tani dan bekerja serabutan, merasa tidak mampu untuk menyekolahkan anaknya disekolah swasta, mengingat biayanya yang tidak murah.

Alhasil,  banyak anak-anak ditempat tersebut yang sudah tamat pendidikan sekolah dasar (SD), merasa kesulitan untuk melanjutkan kejenjang berikutnya. Sebab, belum adanya bangunan SMP Negeri, sehingga mengakibatkan anak-anak enggan melanjutkan ke tingkat SMP Negeri  karena letak sekolahnya yang cukup jauh, berjarak sekitar 10 kilometer, berada di Desa Bujung Buring Kecamatan Tanjung Raya.

"Kasian anak-anak ini, akhirnya banyak yang berhenti sekolah hanya tamat SD saja. Selain keterbatasan ekonomi,  kurangnya pemahaman orang tuanya akan pentingnya pendidikan bagi anak, mereka juga berasalan jarak sekolah yang cukup jauh, ditambah lagi kondisi akses jalan yang sulit dilalui saat musim hujan inilah yang membuat minat untuk bersekolah sangat rendah," tuturnya, Jumat (18/05).

Guna mempermudah pembangunan gedung  SMPN,  Mat Kalu bersama aparatur desa setempat dan masyarakatnya sepakat untuk menghibahkan lahan, seluas setengah hektare (50x100 meter) kepada Pemkab Mesuji, melalui Kecamatan.

"Alhamdulillah proses hibah lahannya sudah selesai, kita hanya tinggal menunggu kebijakan pemerintah saja kapan akan dibangun. Harapannya biaa segera di realisasikan, mengingat pentingnya fasilitas pendidikan khususnya, bagi anak yang ada di desa tua seperti ini agar pola pikirnya lebih maju dan tak tertinggal dengan yang lainnya,"tandasnya.


Penulis : Nara
 Editor : Seno
0 Dilihat
Hubungi Kami