Breaking News

Banyak Bawa Perubahan, Kepemimpinan Andy Achmad Dirindukan Warga Lamteng

Banyak Bawa Perubahan, Kepemimpinan Andy Achmad  Dirindukan Warga Lamteng

gentamerah.com|Lampung Tengah – Beberapa kali pergantian kepala Daerah Lampung Tengah (Lamteng), ternyata sosok Andy Achmad Sampurnajaya, mulai dirindukan masyarakat setempat, sebagai seorang pemimpin di Lamteng.

Banyak hal yang menjadikan mantan Bupati Lamteng ini dirindukan, selain ramah dan murah senyum, serta tidak pernah membedakan status sosial, putra daerah asal Kampung Terbanggibesar tersebut, juga dikenal lugas dan tegas dalam mengambil kebijakan.

Salama dua periode (2000-2010) memimpin Lamteng, banyak hasil pembangunan yang ditinggalkannya, selain gedung perkantoran pemerintahan, juga meninggalkan pembangunan pusat perekonomian, salah satunya yaitu pasar modern Bandarjaya Plaza (BJP) di Kelurahan Bandarjaya Timur, Kecamatan Terbanggibesar. 

"Bupati Andy Achmad membangun BJP dulu, konsepnya untuk menghambat perputaran uang keluar ke daerah lain, karena peredaran rupiah dari para karyawan perusahaan besar di Lamteng seperti PT. GPM, GMP, GGP dan perusahaan lainnya, dalam setiap minggunya bernilai miliaran rupiah," ujar  Supriyanto, salah seorang tokoh Lamteng, melalui percakapan WhatsApp (WA), Minggu (22/7/2018).

Ditambahkannya, dengan begitu maka secara otomatis, pertumbuhan ekonomi masyarakat akan berkembang secara pesat, seiring dengan perputaran barang dan jasa yang dikelola oleh masyarakat, yang banyak dilakukan oleh masyarakat pedagang menengah kebawah.

Dengan konsep tersebut, Bupati Andy Achmad saat itu berfikir, bagaimana caranya agar karyawan beberapa perusahan disana, lebih memilih berbelanja di Bandarjaya ketimbang jauh-jauh keluar daerah, maka dibangunlah pasar rakyat dengan nuansa modern dan representatif.

Supriyanto mengungkapkan, dengan perbandingan harga barang, yang tidak jauh berbeda dengan harga di pasar Bandarlampung atau Tanah Abang Jakarta. Jangka panjangnya, pasar BJP juga dapat memacu pertumbuhan pasar tradisional, yang ada di kampung-kampung dan sekitarnya. 

"Terbukti beberapa tahun kemudian, hadir di Bandarjaya sepertji Chandra super market, yang diikuti juga dengan hadirnya beberapa bank. Artinya pertumbuhan ekonomi masyarakat mulai terasa," jelasnya.

Para pelaku usaha yang hadir dilokasi itu, membaca prospek Lampung Tengah kedepan, khususnya kawasan antara Terbanggibesar, Bandarjaya hingga Gunungsugih. Masing-masing lokasi tersebut memiliki keunggulan tersendiri.

"Tapi saat ini kita lihat, pejabat Lampung Tengah belum mampu melihat prospek itu. Sehingga sekedar melanjutkan aset dan program yang telah ada saja, rasanya sulit untuk terwujud," pungkasnya.

Penulis : Gunawan
 Editor : Yana
0 Dilihat
Hubungi Kami