Breaking News

Mangkirnya Evaluasi Komisioner KPU Pesawaran Berbuntut Panjang

Mangkirnya Evaluasi Komisioner KPU Pesawaran Berbuntut Panjang

gentamerah.com|Pesawaran- Ketidak hadiran para komisioner Komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Kabuapten Pesawaran dan seluruh Panitia pemilihan kecamatan (PPK) , diduga akan berbuntut panjang. Sekretaris KPU setempat  akan melaporkan kejadian tersebut kepihak terkait, hingga permintaan pemendingan dua anggaran, Adhok dan anggaran PPK.

Ungkapan kekesalan tersebut disampaikan Sekretaris KPU Pesawaran Budi Utomo, setelah mengetahui hingga akhir rapat koordinasi para penyelenggara pemilihan umum di Bumi Andan Jejama tersebut tidak juga hadir, di salah satu rumah makan Kecamatan Gedong Tataan, Kamis (12/07/2018).
"Kejadian ini, akan saya laporkan ke Bupati, karena kondisinya seperti berkotak kotak. Mereka tidak melakukan Visi untuk kebaikan Kabupaten Pesawaran, dalam penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019. Bukan hanya itu saja, bila ada manuver, saya laporkan ke DKPP dan yang terakhir akan saya usulkan Ke KPU RI, bahwa KPU Pesawaran tidak beres," tegas Budi, dengan nada kesal.

Budi mengungkapkan, jika terjadi adanya manuver, maka akan dilakukan usulan penghentian anggaran. "Anggaran Adhok dan Anggaran PPK, kita hentikan, sampai dengan adanya klarifikasi," ucap Budi.

Sekretaris KPU tersebut juga meminta kepada Kabag Ops Polres Pesawaran, yang kehadirannya dalam rakor mewakili kapolres, untuk melakukan pengusutan, apakah ada unsur kesengajaan atau tidak.
“Apakah ini disengaja untuk menghalang- halangi saya selaku sekertaris, untuk menyelenggarakan pelaksanaan ini, padahal acara ini untuk melihat hasil Pemilihan Gubernur,untuk menuju pilpres," ujarnya.
Dalam permasalahan itu, kata Budi, bukan untuk mencari suatu permasalahan, tetapi solusi demi kemajuan daerah.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Pesawaran, Kompol Agus Sudharno, mewakili Kapolres Pesawaran, AKBP Syaiful Wahyudi, S. IK mengaku kedatangannya dalam rakor tersebut karena adanya undangan.

"Saya datang ini, karena dapat undangan. Saya sampai di sini, jam  08.30 Wib, Namun, tidak ada tanda- tanda Komisioner datang, hanya dari kesekertariatan saja. PPK dari 11 Kecamatan juga tidak ada,  kalau tidak bisa datang semua, harusnya ada perwakilan, karena ini evaluasi, kita perlu mencari solusi. Apakah Human error apa sistemnya,  soalnya nanti itu lima kotak jadi satu," tutupnya.

Penulis : Ali Mubaroq
 Editor : Seno
0 Dilihat
Hubungi Kami