Header Ads Widget

Selalu Jadi Biang Masalah Pilgub, RLTAMP Minta SGC Hengkang dari Lampung

 Selalu Jadi Biang Masalah Pilgub, RLTAMP Minta SGC Hengkang dari Lampung

gentamerah.comLampung Tengah - Dianggap telah menciderai proses  demokrasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 2018, Aliansi Rakyat Lampung Tengah Anti Money Politik (ARLTAMP), meminta Perusahaan Sugar Group Companis (SGC) untuk segera angkat kaki dari bumi Lampung.

Sumarsono, orator aksi sama damai yang melakukan unjukrasa, meminta pihak terkait untuk segera mengusut dugaan money politik, yang terjadi di Provinsi Lampung, pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 2018.
Permintaan tersebut disampaikannya saat melakukan orasi, dalam aksi damai di depan Masjid Istiqlal Bandarjaya, Kamis (5/7/2018).

“Apa yang sudah dilakukan oleh Corporasi ini telah mencabik-cabik demokrasi di Bumi Lampung, tidak bisa dibiarkan, ini harus dibongkar, harus dibongkar, dan dibongkar,” teriak Sumarsono.

Menurutnya, demokrasi saat ini, khususnya di Provinsi Lampung, telah dikuasai oleh orang-orang kaya dan berduit, mestinya masyarakat tidak membiarkan hal tersebut terjadi terus menerus. Maka harus segera dibenahi, demokrasi milik masyarakat, bukan milik perseorangan ataupun golongan.  “Kalau demokrasi ini dikuasai oleh orang-orang kaya, maka hanya orang-orang itulah yang akan menjadi pemimpin di negeri ini,”ujarnya.

Koordinator aksi, Saubari mengatakan, aksi yang digelar untuk menyampaikan aspirasi terkait Pilgub Lampung, yang diduga penuh kecurangan, dan menuntut Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung, untuk membatalkan seluruh tahapan Pilgub yang baru saja dilalui. “Kami juga minta dianulir atau di diskualifikasi Paslon Gubernur nomor urut 3 (Arinal-Nunik),”ujarnya.
Selain itu, imbuh Saubari, pihaknya juga menuntut agar aparat terkait, untuk memenjarakan Ny. Purwati Lee (Ny. Lee), dan juga meminta SGC hengkang dari Bumi Lampung, karena dianggap sebagai biang permasalahan, yang terjadi pada Pilgub Lampung 2018 lalu. “Sudah jelas sekali, kalau SGC yang mendanai Paslon nomor urut 3, maka kami minta tangkap Purwati Lee dan penjarakan dia,” tegasnya.

Ratusan massa yang semula berorasi di depan pasar Bandarjaya Plaza (BJP), bergerak Long Marc menuju Sekretariat KPUD Lamteng di Bandarjaya Barat.
Setelah diterima oleh komisioner KPUD setempat, massa melanjutkan perjalanan ke Sekretariat Panwaslu, terus ke pertigaan Tugu Pepadun Gunungsugih, dan berakhir halaman gedung DPRD Lamteng.

Penulis : Gunawan
 Editor : Seno
Dilihat 0 kali