Header Ads Widget

Asyik Bermain HP Direl, Bocah SD di Lamteng Tergilas Kereta Api Hingga Tubuhnya Berantakan

Asyik Bermain HP Direl, Bocah SD di Lamteng Tergilas Kereta Api Hingga Tubuhnya Berantakan

gentamerah.com| Lampung Tengah - Tubuh Dani bin Roba'i (13) Pelajar kelas VI SD, nyaris tidak dapat dikenali lagi, karena tubuhnya terpotong menjadi beberapa bagian, akibat tertabrak Kereta Api Limek, jurusan Palembang-Tanjungkarang, Jum'at (14/9/2018).

Korban yang tinggal berama orang tuanya di Rt. 05, Dusun 06, Kampung Rengas, Kecamatan Bekri, Lampung Tengah (Lamteng), tersebut tubuhnya berhamburan kebeberapa arah, dengan kondisi yang sangat mengenaskan. Kpala terputus, kedua tangan putus, kaki kiri juga terputus dan kaki kanan hancur. Seluruh bagian tubuh korban terpisah, hingga terpental ke beberapa sisi rel KA.

Sementara itu, Wiranata bin Jariyan (13), rekan korban, seorang pelajar VII SMP, warga Rt. 05, Dusun 06 Kampung Rengas, Kecamatan Bekri, Lamteng, saat berita ini diturunkan masih dalam keadaan kritis dan dirawat di RSUD Demang Sepulau Raya, Gunungsugih, Lamteng, korban juga mengalami luka hampir disekujur tubuhnya.

Kronologis peristiwa naas ini bermula, sekitar pukil 05.30 Wib. Jum'at (14/9/2018), korban Wiranata bersama Dani, terlihat asyik bermain Hand Phone (HP) sambil duduk diatas rel perlintasan utama Kereta Api, yang berjatak sekitar 200 meter dari peron stasiun Rengas.

Sekitar pukil 05.45 Wib, petugas penjaga perlintasan KA menerima informasi, bahwa akan ada KA Limeks Sriwijaya, yang datang dari arah Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) menuju Tanjungkarang, Bandarlampung, akan segera melintas diperon Rengas dengan kecepatan tinggi.

Menurut keterangan beberapa saksi di TKP, Dodi (Scurity stasiun Rengas) dan Rakam (Kadus 06 Rengas), keduanya asyik bermain HP, sehingga tidak menyadari ataupun mendengar, akan ada KA yang segera melintas diatas rel yang mereka duduki, hanya dalam hitungan detik, tubuh kedua korban seperti lenyap begitu saja.

Setelah si-Naga Besi tersebut berlalu, barulah tubuh kedua korban terlihat oleh beberapa warga, yang ada di TKP saat itu. Namun, satu diantaranya sudah dalam keadaan tidak utuh, dengan beberapa potong bagian anggota tubuh, yang telah berhamburan.

Penulis : Gunawan
 Editor : Seno
Dilihat 0 kali

Posting Komentar

0 Komentar