Breaking News

Sulam Tapis Lampung Karya Napi Jadi Perhatian Ketua Karang Taruna

Ketengahkan Kratifitas Napi Buat Sulam Tapis Lampung, Stand Lapas Gunungsugih Jadi Perhatian Khusus

gentamerah.com | Lampung Tengah – Stand pameran milik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas lll Gunungsugih, Lampung Tengah, menjadi perhatian khusus Ketua Karang Taruna Lampung, pada pameran kegiatan Bulan Bhakti Karang Teruna (BBKT) tahun 2018, di lapangan Merdeka Kampung Adijaya, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah (Lamteng), Minggu (30/9/2018).

Dari ratusan stand pameran kreatifitas yang ada, Lapas Gunungsugih mengetengahkan aneka ragam jenis kain sulam cucuk Tapis Lampung.

Didampingi Bupati Lamteng, Loekman Djoyosoemarto, Ketua Karang Taruna Lampung, Dendy Ramadhona yang juga Bupati Pesawaran yang berkelilig kesluruh stand, dan terhenti di stand milik Lapas, langsung terdiam, beberapa saat, terlihat sangat terkesan, saat menyaksikan kepiawaian beberapa Narapidana (Napi), yang mempraktikkan cara menyulam tapis.

"Wah, bagus juga ya?, kreatif sekali dan hasilnya juga bagus. Ini bisa jadi modal untuk buka usaha baru," puji Dendy.

Bupati Loekman juga berkomentar, agar masyarakat dapat mencontoh seperti yang dilakukan oleh para Napi. Menurutnya, untuk menghasilkan ide kreatifitas yang baik dan bermanfaat, dapat diperoleh dari mana saja, seperti halnya yang dilakukan para Napi, dengan bermodalkan keahlian yang telah didapat, diharapkan dapat berkembang menjadi usaha tetap.

"Lanjutkan, kita harus terus maju dan pantang menyerah, karena hidup ini penuh perjuangan," pesan Bupati Loekman kepada para Napi.

Seperti dikatakan Kepala Lapas (Kalapas) Gunungsugih, Syarpani, industri kain sulam tapis Lampung, yang telah berjalan didalam Lapas, sejak beberapa bulan lalu, mempekerjakan 15 Napi Laki-laki dan 11 Napi Perempuan, kerajinan tapis adalah salah satu kegiatan unggulan yang ada didalam Lapas.

"Kita kembangkan produksi kain tapis Lampung ini, dengan mengerahkan tenaga para Napi sebanyak 26 orang, yang terdiri dari Napi laki-laki dan perempuan," jelas Syarpani.

Penulis : Gunawan
 Editor : Yana
0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami