Breaking News

Mencurigai Setiap Pendatang Baru Terkait Penculik Anak, Warga Lamteng Amankan Tiga Orgil

Mencurigai Setiap Pendatang Baru Terkait Penculik Anak, Warga Lamteng Amankan Tiga Orgil

gentamerah.com | Lampung Tengah - Sejak beberapa pekan lalu, isyu penculikan terhadap anak, menghantui warga seputaran Lampung Tengah (Lamteng). Tak khayal, ketakutan dan kecurigaan terhadap warga pendatang baru, memunculkan reaksi keras di masyarakat. Kecurigaan tersebut hingga pada orang yang memiliki keterbelakangan mental alias gila.

Sekitar pukul 07.30 wib., Rabu (24/10/2018), masyarakat Kampung Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan, mendapati seorang pria tak dikenal sedang duduk dipinggir jalan, warga yang curiga melihat tingkah pria tersebut, membawanya ke balai kampung setempat, dan diserahkan kepada Polsek Way Pengubuan.

Kapolsek Way Pengubuan, Iptu Uus Usman,membenarkan telah mengamankan pria mencurigakan, Namun,  setelah diinterogasi, pria tersebut diketahui bernama Rahman bin Karno (36), alamat bedeng 39 Pada, Batanghari, Lampung Timur (Lamtim).

“Awalnya warga memperhatikan gerak-gerik pria tersebut, saat sedang duduk dipinggir jalan, karena itu pria tersebut dibawa ke balai kampung setempat. Dan aparat pamong kampung menyerahkan kepada polisi,” katanya.

Dalam pemeriksanaan petugas, ternyata pria yang awalnya diduga penculik ersebut, terus berbicara tidak terarah dan ngelantur, dengan mengatakan bahwa dirinya baru ketemu dengan Mentri, Perusahaan Angkasa Pura, sebentar lagi mau berangkat ke new zealand dan ocehan lainnya.

"Pria tersebut mengaku, dirinya berjalan berdasarkan bisikan, atau petunjuk wahyu yang datang kepada dirinya," ujar Kapolsek.

Kapolsek mengaungkapkan, ternyata pria tersebut  telah berada di seputaran Kampung Lempuyang Bandar, sejak hari Selasa (23/10) lalu, sekitar pukul 22.00 wib. Pada malam harinya tidur di Masjis Al-Ikhlas.   "Hasil interogasi kami kepolisian, sampai saat ini belum ditemukan adanya tindak pidana, yang dilakukan oleh pria tersebut, kuat dugaan dia mengalami gangguan jiwa," jelasnya.

Ditempat berbeda, beberapa hari lalu, tepatnya Sabtu (20/10/2018), sekitar pukul 09.00 wib., masyarakat Kampung Komering Putih, Kecamatan Gunungsugih, mengamankan seorang pria tak dikenal yang mencurigakan, namun setelah diserahkan kepada aparat kepolisian, ternyata orang tersebut diduga tidak waras atau gila.
Tidak berselang lama, di Kampung Negara Bumi Ilir, Kecamatan Anaktuha, masih dihari yang sama yaitu Sabtu (20/10), sekitar pukul 19.00 wib., masyarakat juga mengamankan satu pria tak dikenal dan tanpa identitas, setelah dijemput aparat Polsek Padangratu, pria tersebut dinyatakan gila.

Penulis : Gunawan
 Editor : Yana
0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami