Breaking News

Puluhan Siswa SMPN I Gunungsugih Sayat Tangannya, Usai Konsumsi Minuman Energi

Puluhan Siswa SMPN I Gunungsugih Menyanyat Tangannya, Diduga Halusinasi Usai Konsumsi Minuman Energi

gentamerah.com | Lampung Tengah – Polisi belum dapat memastikan penyebab hilangnya kesadaran puluhan siswa-siswi SMPN I Gunungsugih, Lampung Tengah (Lamteng), setelah minum minuman kemasan berenergi. Akibat tidak sadarnya para siswa itu, mengakibatkan beberapa diantaranya melukai dirinya sendiri.

Atas peristiwa tersebut, aparat Kepolisian dari Polsek Gunungsugih, melakukan pendalaman dan memberikan warning bagi siswa agar tidak membeli minuman kemasan yang telah lama beredar itu.
"Betul, tapi penyebab pastinya yang bersangkutan melakukan itu, belum dapat dipastikan pak," tulis Kapolsek Gunungsugih, Iptu Yuswantoro, melalui percakapan singkat WhatsApp (WA).

Peristiwa itu terjadi saat kegiatan olahraga di sekolah tersebut, salah satu guru melihat beberapa siswanya menyayat tangannya sendiri.  Dari hasil penelusuran diketahui, sebagian besar siswa di sekolah tersebut mengkonsumsi minuman, dengan kemasan warna orange merk Torpedo dan ungu merk Power-F, yang harganya hanya Rp1000,-.

Sebagai bentuk antisipasi, agar kejadian serupa tidak terulang, beberapa pihak terkait melakukan rapat koordinasi dan penyuluhan, yang berlangsung di aula SMPN I Gunungsugih, Lamteng, mulai pukul 09.30 Win., Rabu (3/10/2018).

Materi yang disampaikan, yaitu penyuluhan tentang beredarnya minuman berenergi, dijual sebagai jajanan kantin sekolah, yang diduga membuat halusinasi para siswa, dan menyayat bagian tubuh seperti lengan tangan.

Hadir dalam acara itu, dari Dinas Pendidikan (Disdik) Erdalina, Kabid Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes), Lydia Dewi, Kabid SP2P Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Damayanti M. Kes, Camat Gunungsugih Zulkarnain, Kapolsek Gunungsugih Iptu Yuswantoro, Kepala SMPN 1 Gunungsugih Suharno, Lurah Gunungsugih Didi Zulkifli, dan Kepala Puskesmas Gunungsugih, Yulianti Nilawati.

dr. Lydia dewi menyatakan, bahwa minuman tersebut sebenarnya diperuntukan bagi pria dewasa pekerja kasar, untuk menambah stamina energi, bukan untuk diminum oleh anak anak, wanita dan ibu hamil, karena mengandung zat Benzo.

Sekolah setmpat kemudian melakukan pendataan terhadap siswa yang melakukan penyayatan, atau melukai tangannya sendiri, baik menggunakan pecahan kaca (beling), silet dan jarum.

Data jumlah siswa yang telah melukai diri sendiri sejak pekan lalu, sebanyak 41 anak, terdiri dari 8 siswa dan 33 siswi berasal dari 20 kelas. Dari hasil koordinasi yang didapat, diduga para siswa tersebut melakukan penyayatan, karena terobsesi dari tayangan video yang terdapat di Youtube.

Kemudian dipraktekkan dan diperlihatkan serta diperkenalkan kepada rekan-rekannya, hal ini bukan serta merta dari minuman energi seperti Power F dan Torpedo. Aksi penyayatan tangan tersebut, dilakukan oleh beberapa siswa, pada saat jam istirahat dan dirumah sendiri.

Penulis : Gunawan
 Editor : Yana
0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami