Breaking News

Kepsek SMPN 3 Bungamayang Diduga Mark Up DAK, Inspektorat Lampura Hitung Kerugian Negara

Inspektur Inspektorat  Kabupaten Lampung Utara, Mankodri SH.,MM


gentamerah.com | Lampung Utara – Terkait dugaan peyimpangan pelaksanaan dana alokasi khusus (DAK) Pendidikan  tahun anggaran 2017, di SMP Negeri 3 Bungamayang Kabupaten Lampung Utara, Inspektorat setempat masih menghitutng kerugian negera, akibat  dugaan tersebut.

Inspektur Inspektorat  Kabupaten Lampung Utara, Mankodri SH.,MM, melalui inspektur pembantu wwilayah (Irbanwil) II, Hairul Fadilah mengatakan ,  setelah dilakukan cek dilapangan, Kwh listrik masih menggunakan KWH gedung sekolah bukan khusus untuk bangunan laboratorium.

" Sanksi yang diberikan, kita akan hitung selisih antara yang terpasang dengan semestinya, akan menghitung kerugian negaranya, mungkin kalau memang ada indikasi mark up harus dimbalikan ke kas negara,” ujarnya, Senin (05/10/2018) diruang kerjanya. 

Menurutnya, kramik yang seharusnya bermotif, yang dipasang polos. “Menurut kepala SMP 3 Bungamayang, masalah KWH sudah dipesan namun belum dipasang.. Kita masaih pelajari lebih lanjut, “ katanya.

Pada prosesi pemilihan kepala kampung (Pilkakam) serentak 2018, di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), yang sedianya di ikuti oleh 50 kampung, ternyata ada satu kampung yang ditunda karena masih bermasalah.

Sehingganya pilkakam, yang dilaksanakan bersamaan, Senin (5/11/2018), hanya di ikuti oleh 49 kampung, sementara satu kampung yang bermasalah tersebut, secepatnya akan menyusul setelah persoalannya selesai.

Hal ini diakui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung dan Kelurahan (PMKK) Lamteng, Zulfikar Irwan, ada satu kampung di wilayah Kecamatan Bandarmataram, yang batal melaksanakan pilkakam tahun 2018 ini.

"Pada tahun 2018 ini, dilaksanakan pilkakam serentak di gelar serentak di 49 kampung, yang semula direncanakan ada 50 kampung, karena ada satu kampung di Kecamatan Bandarmataram, yang kita tunda tahun 2019 mendatang, karena ada sesuatu hal," jelasnya.

Bupati Lamteng, Loekman Djoyosoemarto bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat, berkesempatan meninjau langsung pelaksanaan Pilkakam di wilayah timur.

Kampung yang dikunjung bupati dan rombongan diantaranya, Kampung Restubaru, Rumbia, Binakarya Baru, Mekarjaya dan Putra Rumbia. Bupati Loekman berpesan kepada masyarakat, setelah usai pelkakam nanti, seluruh pamong kampung bersama masyarakat, dapat kembali seperti semula.

"Tidak ada lagi keberpihakan masyarakat kepada salah satu calon, karena siapapun yang terpilih nantinya, maka dialah yang harus diikuti sebagai kepala kampung," pesan Bupati.




Penulis : Gian Paqih
 Editor : Yana
0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami