Breaking News

Wujudkan Perbaikan Akhlak Napi Wanita, Lapas Lamteng Kerjasama Dengan Kemenang Beri Pembinaan


Wujudkan Perbaikan Akhlak Napi Wanita,  Lapas Lamteng Kerjasama Dengan Kemenang Beri Pembinaan

gentamerah.com | Lampung Tengah – Guna memberikan pembinaan kerohanian dan mental, khusus bagi para Narapidana (Napi) wanita dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas lll Gunungsugih, Lampung Tengah (Lamteng), Lapas setempat bekerjasama dengan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Lamteng, utnuk pencerahan.

"Kerjasama tersebut, tentang pelaksanaan program pembinaan mental spiritual bagi warga binaan, khususnya para Napi perempuan," jelas Kepala Lapas, Syarpani, Jum’at (16/11/2018).

Ditambahkannya, program pembinaan melalui bimbingan, penyuluhan dan kajian agama Islam, yang dilaksanakan para penyuluh agama Islam, yang ditunjuk kepada para warga binaan, khususnya perempuan di dalam Lapas Gunungsugih.

Program pembinaan spiritual ini, bertujuan untuk mempersiapkan dan membangun mental serta spiritual Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan, untuk berintegrasi kembali ke dalam masyarakat, baik selama ataupun setelah menjalani pidana.

"Sebelumnya juga, telah diadakan kegiatan yang sama, yaitu kerjasama untuk pembinaan rohani bagi WBP pria," imbuh Syarpani.

Salah satu penyuluh Agama Islam dari Kemenag Lamteng, Rusdianto, kepada awak media menyatakan, dirinya sangat mendukung program pembinaan tersebut, yang bertujuan untuk membentuk individu mandiri, yang mampu menjalani hidup secara baik, tanpa merusak hak orang lain, serta menjadikan pribadi yang bertaqwa kepada Allah Subhanahuwata'ala.

“Kami sangat mendukung, dengan adanya penyuluhan seperti ini, dapat membetuk individu yang mandiri, tanpa merusak hak orang lain, dan diharapkan menjadikan mereka sebagai pribadi yang bertaqwa," ujarnya.

Dengan adanya bimbingan dan penanaman nilai-nilai positif, tentang agama secara intensif, diharapkan para WBP perempuan dapat mengimplementasikan nilai-nilai tersebut, dalam kehidupan mereka sehari-hari, sehingga tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama, dimasa-masa yang akan datang.

Penulis : Gunawan
 Editor : Yana
0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami