Breaking News

Tepis Isu Isentive Dihilangkan, Bupati Lamteng Glontorkan Dana Untuk 2599 Marbot

Tepis Isu Isentive Dihilangkan, Bupati Lamteng Glontorkan Dana Untuk 2599 Marbot

gentamerah.com | Lampung Tengah – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah (Lamteng), mengelontorkan  intensif bagi  2.599 pengurus masjid (Marbot), guru ngaji, pengurus jenazah (Mudin), pengurus makam (juru kunci) dan pengurus rumah ibadah lainnya, Rabu (5/12/2018).

Penyerahan isentive tersebut dilakukan Bupati Lamteng, Loekman Djoyosoemarto, diruang indoor tenis lapangan, Gunungsugih. Turut hadir dalam acara tersebut, para asisten pembantu Bupati, Plt. Kasat Pol-PP, Kabag Kesra, dan beberapa Kepala SKPD Pemkab Lamteng.

Bupati Loekman mengaku,  penyerahan intensif ini sengaja diserahkan, untuk menepis isu yang berkembang, bahwa honor yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat sejak beberapa tahun lalu, akan dihilangkan pada kepemimpinan Bupati Loekman.

"Penyerahan honor ini, untuk melepas isu bahwa dalam kepemimpinan saya, dana bantuan tersebut akan dihilangkan. Agar tidak simpang siur, maka hari ini saya kumpulkan semua pengurus masjid dan yang lainnya, sehingga menjadi jelas dan tidak salah resepsi," ujarnya.

Ditambahkannya, bantuan yang diserahkan tersebut memang jumlahnya tidak seberapa, namun setidaknya ada semacam penghargaan, atas jerih payah para pengurus masjid dan rumah ibadah lainnya. Ia berjanji, kedepan nilai intensif akan dinaikkan, bila pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Lamteng juga bertambah.

"Demi kemajuan Kabupaten Lampung Tengah, mari kita bersama-sama kerja keras, giatkan gotongroyong dan saling membantu," ajak bupati.

Kabag Kesra Setkab Lamteng, Sunardi menjelaskan, tahun 2018 ini Pemkab Lamteng menyerahkan intensif kepada 3.732 orang, terdiri dari marbot, guru ngaji, mudin, juru kunci makam dan pengurus rumah ibadah lainnya, namun yang diserahkan 2.599, sedangkan sisanya akan disalurkan pada gelombang kedua.

"Bantuan operasional tersebut, adalah honor untuk satu tahun kerja, yang besarannya Rp 1.200 ribu/orang dan dipotong pajak. Kedepan, untuk lebih memudahkan penyaluran, masing-masing penerima wajib memiliki rekening bank, dananya akan dikirim ke nomor rekening," jelasnya.

Penulis : Gunawan
 Editor : Yana
0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami