Breaking News

Dugaan Pemalsuan Data K2 Guru di Waykanan Diadukan ke Kejati Lampung

Dugaan Pemalsuan Data K2 Guru di Waykanan Diadukan ke Kejati Lampung

gentamerah.comBandarlampung- Terkait dugaan pemalsuan data yang dilakukan Rn, guru di Waykanan Lampung, yang diangkat melalui honorer kategori dua (K2) pada tahun 2014/2015,  elemen masyarakat pemerhati pendidikan Waykanan segera mengadukan dugaan tersebut ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

Dalam pengaduan tersebut terungkap dugaan data palsu yang digunakan Rn untuk melenggang menjadi seorang ASN guru di Wayakanan, data honor awal di SMPN 7 Blambanganumpu, sejak tahun 2013. Namun, sekolah tersebut sesuai data pendirian baru dimulai tahun 2007.
“Kalau pengakuannya pernah honor juga di SDN 2 Sumberejo Bandarlampung, ternyata itu juga bohong, karena kami sudah croscek kesana. Dan kepala sekolah mengelak, bahwa  Rn tidak pernah honor disekolah tersebut,” kata Yoyon Muchtar, salah seorang yang mengadukan dugaan pemalsuan data tersebut.

Baca Juga :

Yoyon yang didampingi Ahmadi, rekan kerjanya mengatakan, pengaduan tersebut dilakukan pada 23 Januari 2019. “Semua berkas pendukung data pemalsuan sudah kami masukan semua ke Kejati Lampung. Harapan kita masalah ini cepat diproses. Sehingga pemalsuan serupa tidak terulang lagi dikemudian hari,” katanya.


Selian dua kerancuan data yang dimiliki Rn, kata Yoyon, masih banyak data pendukung lain yang diajukan sebagai bukti bagi penyidik. “Seperti absen, dan masih banyak lagi. Semua kita lengkapi termasuk rekaman dari beberapa nara sumber, yang jelas sekali Rn ini menggunakan data yang seharusnya tidak layak diangkat PNS dari K2,” ujarnya.

Penulis : Baiki
 Editor : Yana
0 Dilihat
Hubungi Kami