Breaking News

Lantik Kakam Tanjungkurung Lama, Adipati Ingatkan Kepala Kampung Dapat Bersinergi Dengan BPK


Lantik Kakam Tanjungkurung Lama, Adipati Ingatkan Kepala Kampung Dapat Bersinergi Dengan BPK

gentamerah.com | Waykanan-  Jabatan bukanlah hak, namun masyarakat mempercayai seseorang untuk menjadi pemimpin mereka.  Sebagai Kepala kampong terpilih, harus mampu memberikan pelayanan sacara baik, sekaligus menjadi pelindung bagi masyarakat.

Penyataan Bupati Waykanan, Raden Adipati Surya tersebut diungkapkan saat melantik Pandri, sebagai kepala kampung Tanjungkurung Lama, hasil pergantian antar waktu (PAW), dib alai kampong setempat, Kamis (28/02/2019). “Dalam  memimpin,  jangan membeda-bedakan dalam memberikan pelayanan, bai itu yang memilih saudara atau tidak, karena perbedaan dalam memilih pemimpin dialam demokrasi adalah hal yang wajar,” kata Adipati.

Menurutnya, PAW  dilaksanakan oleh perwakilan kampung, untuk menggantikan kepala kampung yang tidak dapat menyelesaikan tugasnya sampai berakhir masa jabatan,  karena meninggal dunia atau hal-hal lain. “Perlu diketahui bahwa jabatan yang diemban saudara sebagai kepala kampung adalah amanah dari rakyat.  Saudara terpilih dengan menyisihkan calon kepala kampung lainnya. Artinya, perbedaan itu sudah lebur atau tidak ada lagi pendukung atau bukan pendukung, semua rakyat harus dilayani secara baik,” kata dia.

Adipati menbjelaskan kepala kampung sebagai pemimpin pemerintahan digarda paling depan berhadapan langsung dengan masyarakat. Banyak permasalahan yang terjadi dimasyarakat yang harus ditangani secara baik dan bijaksana, tepat waktu dan ada kepastian hukum.

“Sebagai seorang pemimpin setidaknya harus menjadi tauladan, pendorong dan motivator bagi rakyatnya. Harus sering turun ke tengah masyarakat, memonitor kegiatan pembangunan dan sosial yang ada. Selain itu juga harus mengenali potensi ekonomi di kampungnya. Jangan justru orang luar yang lebih dahulu mengetahui bahwa di  kampung ini tersimpan potensi kekayaan alam dan sebagainya,” katanya.

Dijelaskan Adipati, bahwa BPK merupakan mitra kepala kampong, dalam menjalankan pemerintahan. BPK  berhak mengawasi dan meminta keterangan tentang penyelenggaraan pemerintahan kampung. “Kepada BPK,  saya mengingatkan mempunyai fungsi membahas dan menyepakati rancangan peraturan kampung bersama kepala kampung, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, serta melakukan pengawasan kinerja kepala kampong,” kata dia.
Orang nomor satu di Waykanan itu meyakini, jika Kepala Kampung, BPK dan Pemerintah Kabupaten Waykanan bekerja  dengan sungguh-sungguh dan niat tulus iklhas, untuk  membangun, maka akan dapat mengejar ketertinggalan dari kabupaten-kabupaten lain yang lebih dulu maju.

0 Dilihat
Hubungi Kami