Breaking News

Fee DAK Pendidikan, Balas Jasa Atau Takut

SENO


Takut kena rolling atau turun jabatan, tapi katanya ya balas jasa,” celoteh kawan dalam obrolan tentang fee DAK Pendidikan, disebuah warung pecel.

Katanya kalau tidak gitu ya tidak royal sama pimpinan” jawab seorang kawan, sambil ngemil tahu bunting, seraya nyeplus cabai. Pedasnya ternyata tidak membuatnya kapok, karena mungkin itu perpaduan yang nikmat, seperti mereka yang tidak pernah jera, kendati yang lain sudah terbui, akibat fee.

Aku hanya terus diam, sambil menikmati secangkir kopi pahit tanpa gula. Mungkin sepahit nasib DAK Pendidikan, yang banyak tercompang camping kesana kemari, ada Fee ada cari keuntungan bagi pengelolanya, ada bagi-bagi ke yang lain juga.

“Yah malah pada diam, ayo ngomong. Apa sudah pada gebian semua ya, makanya pada diam,” sergak sahabatku yang duduk disampingku.

Hah jadi kalau diam itu sudah kebagian. Lah yang dimintain fee aja enjoy tuh,” ujar kawan.

Akau mencoba bertanya sama sahabatku, apa bawahan itu berani minta fee tanpa perintah atasannya.
“Nah kalau itu, jelaslah. Apa iya oknum itu makan sendiri. Duit itu banyak. Lagi pula kalau Cuma sama staf biasa sampai kabid, mungkin para kepsek itu bisa aja menolak. Tapi ketika yang minta dengan jelas ada embel-embel perintah bos, lah jelas jadi cuit tuh kepsek,” jawan kawan sambil ngegas suaranya.

Ngegas kayak para pejabat, saat ditanya benar atau tidaknya penarikan fee DAK Pendidikan. Ah, jelas membantah karena bukan bos langsung yang minta jatah dari kepsek, tapi anak buah. Biarkan anak buah jadi tumbal.

“Kata sahabatku, pak Sekda aja ditanya masalah fee itu malah diam tuh. Apa iya karena kebagian juga,” celetuk kawan.

Aku yang mendengar itu sontak, menghentikan bahasa kawan tersebut. Walau dalam gumamku mungkin iya juga ya, diam kebagian atau diam mencari selah.  Yang pasti DAK itu turun ada acara bancakan fee, dan bagi-bagi untung, masalah kawalitas hasil ya itu belakangan.
Jadi siapa yang salah dalam fee DAK Pendidikan ini. Menurutku tidak ada yang salah, yang salah itu diam-diam terima bagian. ***

0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami