Breaking News

Wanita Asal Lampura “Ngaku” Dokter Diduga Lakukan Tipu-tipu, Sempat Digelandang Polisi

Mengaku Dokter, Wanita Asal Lampura Diduga Lakukan Tipu-tipu, Sempat Digelandang Polisi

gentamerah.com // Waykanan- Diduga akan lakukan aksi tipu-tipu, dokter gadungan digelandang ke Mapolres Waykanan. RS (30) dicokok polisi setelah petugas Rumah Sakit Zainal Pagar Alam (Zapa) Waykanan, Lampung melaporkan wanita tersebut, karena  mondar mandir di rumah sakit setempat dan mengaku sebagai dokter.

Wanita asal Desa Gunung Labuhan, Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara, diduga sebelumnya melakukan aksi tipu-tipu di sekitar Kecamatan Baradatu, Waykanan.

Informasi yang didapat gentamerah.com dari RS Zapa, pelaku saat ditanya pasien mengaku sebagai dokter bedah, kemudian kepada yang lain mengaku sebagai dokter spesialis kandungan. “Pertama ngakunya bidan, perawat bahkan dokter. Terakhir dia ngaku kerja di Lab (Laboraturium RS Zapa,RED). Kami ga mau ada yang dibawa-bawa karena tindakan dia (RS,RED),” ujar salah seorang dokter RS Zapa, Rabu (19/02/2020).

Polisi Polres Waykanan, kemudian mendaptkan informasi adanya dokter palsu tersebut, segera menggeladang RS ke Mapolres setempat.

Pengakuan dari salah seorang Warga Baradatu, Waykanan yang enggan disebut namanya, RS yang mengaku dokter melakukan beberapa penipuan. “Krdit HP, tapi ga bayar-bayar. Pinjam uang dan masih ada beberapa tipuan dia (RS,RED). Makanya disuruh pergi dari kontrakan sama yang punya, karena sering dicari orang dan marah-marah, kesal karena ngakunya dokter tapi nipu,” ujar warga tersebut.

Bukan hanya mengaku sebagai dokter di RS Zapa, pelaku juga sempat mengaku sebagai pegawai medis di Rumah Sakit Haji Kamino (RSHK) Baradatu, dan RS Bunda. Untuk memuluskan aksinya, RS sempat membuat papan nama (nametac) bergelar dokter. (RED)

0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami