Breaking News

Kepala SDN Umpukencana Menampik Dugaan Korupsi Dana Bos

Kepala SDN Umpukencana Menampik Dugaan Korupsi Dana Bos

gentamerah.com // Waykanan - Kepala SDN Umpukencana Kecamatan Blambanganumpu Waykanan, mengelak dugaan penyimpangan dana BOS. Menurutnya penggunaan BOS sekolah setempat tahun 2020 sudah sesuai rencana kegiatan  dan anggaran sekolah (RKAS).

Kepala SDN Umpukencana, I Nyoman Mardawa menampik bahwa data yang disingguhkan di media ini tidak didapat dari sumber yang tidak lengkap. Padahal sumber Media Genta Merah terkait berita tersebut diperoleh dari salah satu guru honor dan bendahara.

"Tidak ada indikasi Mark up ataupun korupsi pada penggunaan dana ekstra kulikuler, bisa dilihat di data penggunaan anggaran yang ada di arsip sekolah," katanya, Senin (18/05/2020).

Terkait plafon sekolah dan kaca pecah yang diduga tidak ada pemeliharaan, Mardawa berdalih kedua permasalahan tersebut sudah ada sejak 2017 dan telah dianggarkan pada tahun 2020 untuk termin ke 2 pada dana BOS. "Itu sudah saya masukan.pada RKAS untuk termin ke 2 dan 3," ujarnya.

Kepsek tersebut juga mengelak tuduhan dugaan sekolahnya kumuh, menurutnya sekolahnya rapi dan bersih. "Menurut saya rapi dan bersih," kata dia.

Terkait jumlah guru honor, Mardawa menuturkan bahwa guru honor dan staf saat ini berjumlah 14 orang. "Guru kelas ada 11 orang, Mapel dua orang dan staf TU ada satu orang, jadi semua ada 14 orang," kata kepsek tersebut.

Masing-masing guru dan staf mendapatkan penghasilan Rp725 ribu hingga Rp1,5 juta perbulan sesuai dengan tugasnya."Ada transportas kegiatan diluar jam mengajar," katnya.

Mardawa juga mengancam akan melaporkan permasalahan tersebut jika tidak sesuai dengan dugaan yang ada.
---
Penulis : Zulkarnain
Editor : Seno
0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami