Breaking News

Komisi I Meminta Pemkot Metro Beri Sanksi Manipulasi di SMAN 1

Komisi 1

gentamerah.com // Metro-Ketua Komisi I DPRD Metro Basuki meminta Walikota Metro agar memberi sanksi tegas bawahannya jika ditemukannya pelanggaran manipulasi dokumen perihal penerimaan siswa baru di SMA Negeri I Metro.

Dewan akan memanggil hearing lurah, camat dan Disdukcapil terkait adanya dekumen domisili yang diterbitkan lurah. Pasalnya, memunculkan keresahan warga yang daerahnya masuk zonasi.

DPRD juga menggelar Banmus dengan agenda khusus persyaratan kependudukan surat domisili yang menimbulkan keresahan masyarakat pada PPDB 2020-2021, Jum’at (19/6).

Ramainya keluhan calon wali murid terkait domisili dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online di SMA Negeri 1 Metro, menjadikan perhatian dewan.

“Hari ini kami mengadakan Bamus dan kebetulan kita sedang membahas tentang syarat pembuatan dokumen kependudukan dan PPDB yang ramai di perbincangkan,” ucap Ketua Komisi I Basuki.

Basuki menambahkan penerimaan siswa baru di SMA Negeri I ini terjadi adanya tebang pilih.

“Keluhan masyarakat tentang SMA Negeri 1 Metro saya sudah mendengar, namun saya akan coba bantu sesuai bidang saya tentang kependudukan, yang disinyalir terdapat manipulasi data domisili,”tuturnya..

Untuk itu Dewan akan memanggil lurah, camat dan disdukcapil untuk hearing guna memastikan kebenaran dara terkait yang berupa surat keterangan domisili.

Basuki juga akan melakukan tindakan apabila memang terjadi kecurangan dalam pembuatan surat domisili.

“Jika ditemukan ada kecurangan dalam pembuatan data domisili, saya akan segera berkoordinasi dengan Pemkot Metro. Mengingat itu adalah suatu pelanggaran tentu ada pidananya tentang pemalsuan dokumen. Saya juga sangat menyayangkan ketidak merataan PPDB Zonasi SMAN 1 Metro, menurut jarak Google map 1,722 kilometer masuk kedalam dua kelurahan yaitu Yosodadi, Yosorejo,” tandasnya. 
(Deky)
0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami