Breaking News

Terkait Narkoba Lapas Waykanan, LSM Lipan Desak Kemenkumham Lampung Bertindak

 Lipan Desak Kemenkumham Lampung Bertindak

gentamerah.com // Waykanan - LSM Lipan Waykanan desak Kementerian hukum dan ham (Kemenkumham) Lampung segera mengusut indikasi permainan oknum pegawai Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Waykanan, atas masuknya narkoba ke dalam tahanan dan mengakibatkan tujuh Nara pidana ditahan tokok Satres Narkoba Waykanan, beberapa waktu lalu.

" Siapa yang bisa memasukan narkoba kalau bukan ada oknum didalamnya. Warga biasa tidak mungkin berani. Ini sudah seharunya diusut tuntas, Kemenkumham harus segera bertindak jangan terus dibiarkan," kata Ketua LSM Lipan Waykanan, Izharudin, via telpon genggamnya.

Baca Juga :
Sahdana : Besuk Aja Susah, Kok Narkoba Bebas Masuk Lapas Waykanan

Siapa Penyuplai Narkoba di Lapas Waykanan, Tujuh Napi Terciduk

Izharudin juga mempertanyakan kebungkaman para napi terlibat narkoba yang diperiksa di Mapolres Waykanan. "Apa iya mereka bungkam. Tidak mau.menyebut oknum tertentu. Kalau memang seperti itu kan ini yang harus dilakukan Kemenkumham, semua harus diperiksa jangan lagi tebang pilih, dari atasanya sampai bawahan," kata dia.

Diduga, kata Izharudin, permainan masuknya narkoba ke lapas setempat sudah lama, hanya saja yang akhirnya mencuat baru kali ini. "Informasi dugaaan banyak.narkoba berkeliaran dilapas itu sudah lama. Kita tidak tahu ya kenapa selama ini adem ayem, dan saya tidak setuju dengan sebuah pernyataan bahwa narkoba itu dilempar dari balik pagar tembok. Ini sebuah kelucuan yang naif," ujar dia.

Menurutnya , jika mang dilempar dari balik tembol luar, diindikasi sudah ada komunikasi dengan yang didalam lapas. "Mau apapun bentuknya, berarti itu sudah ada komunikasi dengan yang ada didalam, entah itu oknum petugas atau yang lain. Atau justru banyak napi yang bisa pakai handphone untuk komunikasi. Dari mana handphone itu atau benar ada penyewaan didalam itu," kata Izharuddin.

Bandar narkobanya, lanjut Izharuddin, dipastikan masih menghirup udara segar. Karena tidak dimungkinkan napi dikatakan bandar. "Bandar itu jelas diluar,. Kalau yang didalam tentunya sudah kroco-kroco dan pemakai saja.  Kita tunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian Kemana arahnya.  Apakah ada keterlibatan oknum lapas atau terhenti sampai kepada yang tertangkap itu saja," ujarnya.
---
Penulis : Zulkarnain
Editor : Seno

0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami