Breaking News

Peringati HUT 4 Tahun, Genta Merah Mengajak Guru Untuk Hobi Menulis

 

HUT 4 Genta Merah

Gentamerah.com // Waykanan- Tugas wartawan itu menulis, bukan hanya berjalan modal Id Card. Karena media tempatnya bernaung bisa dikenal orang karya adanya karya dari reporternya . Jalinan kerjasama dengan semua pihak sangat penting bagi seorang wartawan, untuk mempermudah banyaknya info.

Hal itu diungkapkan Pemimpin Redaksi Genta Merah (www.gentamerah.com), Seno pada acara ulang tahun media tersebut ke empat tahun, di aula kantor redaksi Genta Merah, Sabtu (29/08/2020).

“Beda zaman maka.beda cara kerja seorang wartawan, tetapi tugasnya tetap sama yakni menulis berita. Kalau hanya bermodal id card tapi tidak pernah nulis berita ya jangan jadi wartawan. Di usia Genta Merah ke empat tahun ini kita mengajak semua crew untukeningkatkan karya jurnalisnya,” katanya.

HUT 4 Genta Merah


Menurutnya, dengan adanya tulisan yang mendidik dan balance maka Genta Merah dapat jadi referensi bagi semua orang yang membutuhkan bacaan. “Mari kita berkarya, sesuai dengan nama media kita Genta yang artinya sebuah gong besar untuk memberitahu khalayak. Jadi bagaimana kita mau ngasih tahu info kalau kita tidak menulis . Merah artinya kita berani mengungkapkan kebenaran,” ujarnya.

Pada acara ultah yang digelar secara sederhana berbeda dari tahun sebelumnya tersebut,  dihadiri,Camat Banjit, Taufik, Ketua PGRI Waykanan, Aan Primadona Roza, Ketua K3S Banjit, Muzaim, Ketua MKKS SMP Waykanan, Yasir Hadibroto, Kepala SMAN 1 Banjit Winingsih dan para perwakilan organisasi Wartawan Waykanan (IWO,Pokjawan dan PWI).

Pemred Genta Merah juga mengajak Ketua PGRI, MKKS dan juga K3S untuk membangun hobi menulis bagi para guru. “Para bapak ketua, Genta Merah siap menampung dan mempublikasikan tulisan hasil karya para guru. Mulai hari ini kami mengajak para guru untuk hobi menulis, terutama menulis opini. Karena dengan karyanya itu juga dapat dijadikan salah satu syarat sertifikasi,” kata dia.

Camat Banjit, Taufik pada kesempatan yang sama mengajak para jurnalis untuk bersama-sama membangun Waykanan dengan tulisan.”Terimakasih kepada kawan-kawan wartawan yang selama ini sudah mau bersama-sama memberikan sumbangsih dalam.kemajuam kabupaten kita ini, khususnya di kecamatan Banjit. Kritik membangun yang telah diberikan tentu akan kami terima, karena itulah karya jurnalis,” katanya.

Sementara itu, Ketua PGRI Waykanan, Aan Primadona Roza menanggapi ajakan Pemred Genta Merah untuk guru menulis, menurutnya sangat bagus dan apresiasi. “Genta Merah sudah banyak membantu PGRI dalam menyebarkan informasi kegiatan yang kami lakukan . Dan banyak tulisan di Genta Merah, yang kami jadikan sebagai salah satu acuan,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, Pemred Genta Merah juga memberikan reward kepada dua crewnya. Kedua crew tersebut, Yoyon Sandiwa (Manager Umum Bidang Pembinaan) diberikan reward karena telah memberikan sumbangan iklan terbanyak, dan Gian Paqih (Kabiro Lampura) karena salah satu tulisannya sebagai pemecah rekor mendapatkan pembaca terbanyak hingga tembus 6000 lebih pembaca. 

--

Penulis : Desi Indah Sari

Editor : Yana


0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami