Breaking News

Takut Perih Perut Ngopi Pagi Buta?, Ini Solusi &Sensasi Pakai Gula Semut Produk Bonglai

 

Belum Pernah Coba?, Ayo  Ngopi Pakai Gula Semut Produk Warga Bonglai

Gentamerah.com // Waykanan – Menikmati olahan rumahan yang tidak mengakibatkan pedih diperut kendati untuk campuran minum kopi.  Gula semut, olahan warga Kampung Bonglai, Kecamatan Banjit, Waykanan, Lampung ini bisa dinikmati untuk campuran kopi dipagi hari.

Asli olahan bahan Aren tersebut nikmat rasanya, manisnya tidak kalah dengan gula merah lain. “Bisa dibuktikan walau pagi hari kita minum kopi, kalau pakai gula semut olahan kami ini, saya jamin tidak pedih diperut . Alhamdulillah olahan gula semut ini sudah hpir satu tahun. Dan sudah banyak permintaan, bukan hanya di Lampung, tapi sampai ke Jawa sana,” kata Kepala Kampung Bonglai, Iwan Setiawan.

Ternyata produk omahan milik Warga Bonglai itu, sangat terjangkau harganya. Produk yang dikemas dengan apik itu dijual per kilo Rp30 ribu. “Per kemasan itu beratnya 0,5 kg. Jadi harganya Rp15 Ribu, tapi tergantung banyak sedikitnya permintaan. Kalau masalah kebersihan dalam pengolahannya silahkan cek sendiri, saya jamin hegeinis,” ujarnya. 

Ternyata produk rumahan milik warga setempat bulan hanya gula semut, tapi kopi olahan dari yang masih mentah hingga siap seduh. Namun bahan merupakan kopi pilihan. “Kopi yang sudah jadi bubuk juga sudah ada, kopi yang sudah di sangrai ada juga, termasuk kopi biji yang siap sangrai. Semua kopi pilihan yang super. Jadi memang kita utamakan kwalitas,” kata dia. 

Kendati belum memiliki koperasi untuk mempermudah pemasaran hasil produk mereka, namun menurut kepala kampung setempat semua produk rumahan itu laris.”Alhamdulillah lancar. Memang kedepan kami ingin bentuk sebuah koperasi untuk menstabilkan harga. Permintaan saat ini terus bertambah. Kalau yang buat gula semut baru dua keluarga. Mudah-mudahan kedepan kalau permintaan terus banyak, warga lain juga tergerak,” ujar dia.

Kalau masalah rasa, kata Kakam, boleh dibandingkan dengan yang lain. Baik gula semut maupun kopi olahan. Bahkan produk omahan itu dikemas dengan apik dan cantik, tidak kalah menarik dengan produk-produk pabrikan. RED


0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami