Breaking News

Evaluasi APBDes, DPMD Mesuji Gelar Rakor Bersama Seluruh Kades

Evaluasi APBDes, DPMD Mesuji Gelar Rakor Bersama Seluruh Kades


gentamerah.com // Mesuji – Sebagai bentuk koordinasi dan sinergitas antara pemerintah daerah dan pemerintah desa  dalam rangka evaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2020, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat menggelar Rapat Koordinasi Desa, se-Kabupaten Mesuji.

Pada kegiatan yang dihadiri 105 Desa Se-Mesuji itu, dilakukan penyerahan Trofi Lomba Desa dalam rangka HUT Mesuji, dan Penghargaan dari Kemendes PDTT-RI tentang Desa yang Tepat Waktu dalam Penyaluran BLT DD, bagi 75 Desa Se- Mesuji oleh Bupati Mesuji, Saply.TH. 

Turut hadir mendampingi Bupati Mesuji, Saply.TH., Asisten I Indra Kusuma Wijaya, Kadis PMD Sunardi Nyerupa.SE., Para Camat dan Tenaga Ahli P3MD dan perwakilan dari BPJS, Bank BRI dan Bank BNI, pada moment kegiatan Rakordes yang dipusatkan di Balai Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya Senin(21/12) ini,  turut dilakukan Penyerahan Pagu DD dan ADD tahun 2021, serta Penyerahan Aplikasi Siskeudes.

Bupati Mesuji, Saply mengatakan,  bahwa Rakordes tersebut memiliki makna yang strategis sebagai bentuk koordinasi dan sinergitas antara pemerintah daerah dan pemerintah desa  dalam rangka evaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2020.

 Selain itu juga sebagai langkah persiapan pelaksanaan APBDes Tahun 2021 agar dapat berjalan lebih baik lagi ke depan dan disinergikan dengan program-program pembangunan dari Pemerintah Daerah.

"Seperti kita ketahui bersama, dalam pelaksanaan program kegiatan di tahun 2020 ini, kita dihadapkan pada terpaan bencana pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh wilayah, sehingga perlu dilakukan penyesuaian atau refocusing anggaran sesuai arahan Pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19,"Kata Saply.

Kendati demikian, kata Saply , harus terus   bersyukur  karena kegiatan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat desa tetap dapat berjalan, meski anggaran difokuskan pada penanganan pandemi Covid-19.

Salah satunya terlihat dengan besarnya pengalokasian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang disalurkan kepada masyarakat sasaran terdampak. Ketercukupan BLT Dana Desa sampai dengan triwulan ketiga merupakan raihan prestasi yang luar biasa pemerintah desa. 

"Untuk itu, atas nama Pemkab Mesuji saya memberikan apresiasi kepada seluruh kepala desa, perangkat desa, dan segenap stakeholder atas capaian prestasi itu,"lanjutnya.

Masih dikatakan Saply, bahwa sesuai arahan Menteri Desa PDTT, disampaikan bahwa ada tiga prioritas dalam penggunaan Dana Desa pada tahun 2021, antara lain, pertama, pemulihan ekonomi Nasional sesuai kewenangan Desa. Hal tersebut terkait dengan pembentukan, pengembangan, dan revitalisasi BUMDes/ BUMDes bersama penyediaan listrik Desa, dan pengembangan usaha ekonomi produktif.

Kedua, program prioritas nasional sesuai kewenangan Desa, diantaranya terkait dengan pendataan Desa, pemetaan potensi dan sumber daya, dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi; selain itu, pengembangan Desa Wisata; penguatan ketahanan pangan dan pencegahan stunting di Desa serta terkait dengan Desa inklusif. Fokus ketiga berkaitan dengan kondisi pandemi saat ini yaitu adaptasi kebiasaan baru mengenai Desa Aman Covid-19.

"Penetapan ketiga fokus tersebut didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 59 tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan dan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 13 tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2021,"jelasnya.

Terakhir Saply berpesan, dalam upaya mempercepat pembangunan partisipatif daerah ke depan, kita akan berupaya terus meningkatkan dukungan tersebut baik dalam bentuk dana maupun regulasinya. Sehingga 

masyarakat dapat benar-benar diberdayakan dan terlibat secara langsung dalam pembangunan.

"Melalui kesempatan ini saya berpesan, dalam rangka penyusunan APBDes Tahun 2021 nanti agar dapat terus mempertahankan pola-pola musyawarah mufakat, kebersamaan, kekompakan, dan gotong royong. Dengan pola tersebut diharapkan kegiatan

perencanaan di desa dapat terjaga dengan transparan, akuntabel, dan terpercaya.Saya berharap berbagai capaian positif yang diraih pada tahun 2020 ini dapat ditingkatkan pada tahun 2021 nanti,"pesannya.

Sementara ditempat yang sama, Kepala Dinas PMD Mesuji, Sunardi memaparkan, besarnya alokasi dana transfer ke desa dalam bentuk dana desa, alokasi dana desa dan bantuan 

keuangan ke desa pada tahun anggaran 2021, merupakan salah satu bentuk dukungan kepada desa dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan desa. 

"Jumlah dana transfer ke desa untuk tahun 2021 nanti, adalah sebesar Rp 162 miliar. Saya sedikit menambahkan pesan dari Pak Bupati tadi, agar dana tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi 

kepentingan masyarakat dan dilaksanakan sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku. Dan yang tak kalah pentingnya bahwa moment ini merupakan bentuk kerinduan kami semua kepada Bapak Bupati,"singkatnya.

Penulis : Andi

Editor : Nara


0 Dilihat

Tidak ada komentar

Hubungi Kami