Header Ads Widget

Peringati HUT Ke- 23, PAN Mesuji Siapkan 1000 Dosis Vaksin Untuk Warga

 

Miris, Honor Petugas Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 Di Mesuji Tak Kunjung Dibayar, BPBD Bungkam.  MESUJI -- Sungguh miris nasib yang dialami SO (50) Warga Desa Mukti Jaya, Kecamatan Tanjung Raya yang merupakan petugas pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 di Kabupaten Mesuji. Pasalnya, SO yang sudah selama satu bulan setengah bertugas memandikan dan mengurus jenazah pasien Covid-19 di Mesuji hingga kini tak kunjung menerima upah atas jerih payahnya itu, sesuai yang telah disepakati dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.  "Saya hanya ingin mempertanyakan uang pembayaran yang memang sudah menjadi hak saya itu saja mas, sebab sampai sekarang belum juga dibayarkan sama sekali oleh pihak BPBD Mesuji,"ujarnya.  Lebih dalam SO juga mengungkapkan, selama satu bulan lebih ikut membantu tim satgas Covid-19 Kabupaten Mesuji melakukan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19, dirinya tercatat sudah menangani sebanyak 30 jenazah pasien Covid-19. Mirisnya hingga kini belum satupun yang dibayarkan oleh pihak BPBD karena alasan anggaran nya belum cair.  "Ya mas, saya sudah 30 kali ikut membantu pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 di Mesuji, tapi sampai sekarang honornya belum ada yang dibayarkan sama sekali,"ungkapnya, kepada media ini saat dikonfirmasi via sambungan ponselnya, Selasa(24/8).  Padahal lanjut dia, selama satu bulan lebih ikut bekerja sebagai petugas pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 itu penuh resiko dan sangat menguras tenaga, bahkan tak mengenal waktu kerjanya. Jam berapa pun dan kapan pun dibutuhkan tenaganya ketika ada pasien Covid-19 yang meninggal dunia, dirinya harus selalu siap siaga.  "Saya berharap agar hak saya dan rekan-rekan yang lain yang juga ikut mengurus jenazah pasien Covid-19 segara dibayarkan. Sebab, hanya itu yang kami andalkan untuk menyambung hidup dan memang kewajiban sudah kami jalankan, jadi wajar saja jika kami mempertanya kan hak kami,"tambahnya.  Hal senada juga diungkapkan PN (65) Warga Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tanjung Raya yang juga merupakan petugas pemulasaraan jenazah pasien Covid-19. Dan juga tercatat sudah 30 kali ikut pemulasaraan jenazah pasien Covid-19. Namun hingga kini yang dibayarkan baru 8 orang, sementara sisanya belum terbayarkan dengan alasan yang sama.  "Saya sudah 30 kali bahkan bisa lebih mas ikut pemulasaraan jenazah pasien Covid-19. Tapi yang sudah di bayarkan baru sekitar 8 orang, sementara sisanya sampai sekarang juga belum dibayar,"urainya.    Diketahui, berdasarkan data yang dihimpun media ini, di Kabupaten Mesuji tercatat sudah ada sebanyak 122 orang jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, menurut informasi baru sekitar 22 orang saja yang dananya sudah dicairkan oleh pihak BPBD Mesuji, sementara sisanya 100 orang belum terbayarkan.  Sementara hingga berita ini dirilis, pihak BPBD Kabupaten Mesuji belum dapat dikonfirmasi terkait hal itu. Bahkan ketika dihubungi, nomor Kepala Pelaksana BPBD Mesuji Sunardi Nyerupa.SE., di nomor 0822 9741 XXXX meski dalam keadaan aktif namun panggilan dan pesan yang dikirim melalui WhatsApp oleh wartawan media ini tidak ditanggapi atau direspon oleh mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa itu. (TIM)

gentamerah.com || Mesuji- Turut serta mempercepat program pemerintah dalam pemberian vaksin terhadap masyarakat , dalam rangkaian memperingati  Hari Ulang Tahunnya ke -23,  Partai Amanat Nasional  akan melakukan pemberian sebanyak 1000 vaksin covid 19.

Ketua Fraksi PAN DPRD kabupaten Mesuji, Matnur mengatakan, 1000 vaksin yang akan disalurkan ke masyarakat di Kabupaten Mesuji tersebut didapat dari pembagian vaksin dari Dewan Pimpinan Pusat(DPP) melalui Pimpinan Wilayah PAN Lampung.

"Insyallah dalam waktu dekat akan segera kita lakukan vaksinasi Covid-19 dikabupaten Mesuji,saat ini masih dalam proses pendataan,dan koordinasi dengan team medis dalam hal ini dinas kesehatan untuk menyesuaikan jadwal,"terang Matnur.

Menurut Matnur, dipilihnya Bhakti sosial dalam bentuk vaksinasi Covid-19, adalah sebagai bentuk komitment partai terhadap penaganan covid-19 di tanah air tidak terkecuali di kabupaten Mesuji.

"Ini bentuk komitment Partai dalam hal penanganan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19,sehingga dengan begitu di harapkan pandemi ini akan segera dapat berahir,"harapnya.

Penulis : Andi Sunarya

Editor : Seno

Dilihat 0 kali

Posting Komentar

0 Komentar