Header Ads Widget

Data Ulang OP Belum Tergali, Bapenda Mesuji Siap Genjot PAD Dari Sektor Pajak

 

Data Ulang OP Belum Tergali, Bapenda Mesuji Siap Genjot PAD Dari Sektor Pajak
Kepala Bapenda I Komang Sutiaka.SH.MM

Gentamerah.com || Mesuji - Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak.

Upaya yang digencarkan adalah dengan melakukan pendataan guna mendapatkan data yang valid terkait jumlah objek pajak (OP) yang belum tergali.

Seperti diungkapkan Kepala Bapenda I Komang Sutiaka.SH.MM., pihaknya tengah gencar menggali potensi PAD khususnya dari sektor pajak.Termasuk akan melakukan koordinasi ke Pusat dan Provinsi terkait besaran dana bagi hasil (DBH) pajak dan potensi objek pajak yang ada di Kabupaten Mesuji supaya bisa lebih maksimal.

"Ya, kami terus berupaya menggenjot PAD Mesuji salah satunya dari sektor pajak. Dengan sosialisasi, pendataan dan melakukan koordinasi ke pemerintah pusat dan provinsi terkait besaran DBH kita. Upaya lain adalah membentuk forum kalangan pengusaha seperti kelompok petani walet, pengusaha rumah makan, dan hotel untuk memudahkan koordinasi terkait asumsi pajak daerah yang harus dibayarkan,"Kata Komang saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu (6/10).

Masih menurut Komang, kedepan pihaknya juga akan menerapkan sistem berbasis aplikasi untuk memudahkan masyarakat yang akan melakukan kewajibannya membayar pajak. "Harapannya, ini dapat memudahkan masyarakat dalam menghitung besaran pokok pajak yang harus di bayarkan, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar lebih taat pajak,"imbuhnya.

Dijelaskannya, terkait laporan realisasi pajak daerah untuk tahun 2021 dari total target PAD, Rp. 20.129.800.000 rata-rata baru tercapai rata-rata di angka 60 %. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yakni tahun 2020, dimana  Target PAD dari sektor pajak sebesar Rp. 15.699.800.000 yang realisasinya mencapai 102%.

"Target PAD kita dari sektor pajak tahun ini mengalami kenaikan sekitar 30% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun kami optimis di akhir tahun bisa tercapai. Apalagi jika semua pihak bisa ikut mendukung gerakan untuk menjadi masyarakat yang taat pajak,"tandasnya. NARA

Dilihat 0 kali

Posting Komentar

0 Komentar