Headline

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Waykanan Kembangkan Inovasi Melalui Aplikasi

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Waykanan Kembangkan Inovasi Melalui Aplikasi
Wakil Bupati Waykanan, Drs. Ali Rahman, M.T


Gentamerah.com || Waykanan – Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, pemerintah daerah Kabupaten Waykanan telah melaksanakan inovasi melalui pembuatan aplikasi, khususnya terkait dengan pelayanan publik di beberapa perangkat daerah.

Hal itu sesuai dengan Peraturan Bersama Menristek dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03 tahun 2012 dan Nomor 36 tahun 2012 tentang Penguatan Sistem Inovasi Daerah, pengertian Inovasi adalah kegiatan penelitian, pengembangan, penerapan, pengkajian, perekayasaan dan pengoperasian, penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru atau cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada ke dalam produk atau proses produksi.

Sedangkan Sistem Inovasi Daerah (SIDA) adalah keseluruhan proses dalam satu sistem untuk menumbuhkembangkan inovasi yang dilakukan antar institusi pemerintah, pemerintahan daerah, lembaga kelitbangan, lembaga pendidikan, lembaga penunjang inovasi, dunia usaha dan masyarakat di daerah.

Wakil Bupati Waykanan, Drs. Ali Rahman, M.T, menyampaikan hal tersebut pada acara sosialisasi Anugerah Inovasi dan IPTEK Serta Sosialisasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Kabupaten Waykanan Tahun 2022, di Ruang Rapat Utama Pemkab Waykanan, Rabu, (26/01/2022).

Menurutnya, majunya suatu bangsa sangat ditentukan oleh inovasi yang dilakukan bangsa tersebut. untuk itu maka diperlukan adanya perlindungan terhadap kegiatan yang bersifat inovatif yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara di daerah dalam memajukan daerahnya.

“Semua itu tentunya diperlukan upaya untuk memacu kreativitas daerah dalam meningkatkan daya saing daerah. Perlu adanya kriteria yang obyektif yang dapat dijadikan pegangan bagi pejabat daerah untuk melakukan kegiatan yang bersifat inovatif. dengan cara tersebut inovasi akan terpacu dan berkembang tanpa adanya kekhawatiran menjadi obyek pelanggaran hukum,” katanya.

Bentuk inovasi daerah, kata Ali Rahman,  diartikan semua bentuk pembaharuan untuk peningkatan kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, implementasinya dalam tata kelola pemerintah daerah meliputi penataan tata laksana internal dalam pelaksanaan fungsi manajemen dan pengelolaan unsur manajemen; pelayanan publik meliputi proses pemberian layanan barang/jasa publik, serta inovasi jenis dan bentuk barang/jasa publik; serta bentuk inovasi daerah lainnya.

Inovasi hasil kelitbangan berdasarkan permendagri nomor 17 tahun 2016 tentang pedoman kelitbangan di lingkungan kemendagri dan pemerintahan daerah terdiri atas penelitian, pengkajian, pengembangan, perekayasaan, penerapan, pengoperasian dan evaluasi kebijakan yang kesemuanya ini akan menghasilkan suatu bentuk inovasi.

Laporan : Kuntar

Editor : Seno

 

 


close