Headline

Terkurung Kuras Uang Rp200Juta di Mesin ATM, Pria di Mesuji Hanya Mematung Saat Ditangkap Polisi

Terkurung  Kuras Uang Rp200Juta di Mesin ATM, Pria di Mesuji Hanya Mematung Saat Ditangkap Polisi


Gentamerah.com || Mesuji – Apes, bermaksud menggondol uang ratusan juta rupiah yang ada di dalam mesin anjungan tunai mandiri (ATM) milik kantor Kas Bank Lampung yang ada di komplek perkantoran Pemerintah Daerah (PEmda) Mesuji,  S (40) malah terkurung dalam ruangan tersebut karena keburu ada petugas bank yang datang.

Diduga Warga Desa Nipah Kuning, Kecamatan Mesuji itu kelelahan karena berusaha merusak mesin ATM yang ada didalam kantor Kas Bank Lampung tersebut hanya menggunakan peralatan yang tidak memadai. “Mungkin di aini masuk sudah dari sebelum subuh, terus berusaha mencongkel dan merusak mesin ATM, dengan cara digebuk-gebuk, makanya kelelahan, dan sampai pagi tidak berhasil, “ kata salah seorang petugas Bank Lampung setempat, . Selasa (08/03/2022).

Akibat perbuatannya itu, S harus berurusan dengan polisi dan digelandang ke Subsektor Mesuji. Pelaku masuk ruang kantor kas Bank Lampung dengan cara merusak ventilasi kamar mandi bank tersebut, lalu masuk ke Kantor Kas Bank Lampung di komplek Pemda Mesuji, Desa Wiralaga Mulya, Kecamatan setempat dan mencongkel rolling mesin ATM.

Kapolsubsektor Mesuji, Iptu Bambang. P, mendampingi Kapolres Mesuji, AKBP Yuli Haryudo.SE., membenarkan adanya tindak pidana perusakan dan pembobolan ATM kantor kas Bank Lampung tersebut.

"Benar telah terjadi kasus pembobolan Kantor kas Bank Lampung yang berada di kompleks Pemda Mesuji. Kami mendapat informasi sekitar pukul 07:00 Wib, setelah mendapat laporan saya bersama anggota langsung menuju ke TKP dan segera mengamankan pelaku yang pada saat itu posisi nya terkurung di dalam kantor kas Bank Lampung tersebut,"jelasnya

Dari tempat kejadian lanjut Bambang, diamankan barang bukti berupa As roda mobil yang digunakan pelaku untuk memecah kaca ventilasi kamar mandi dan merusak ATM, satu buah tas yang berisi baju-baju milik pelaku, dan mesin ATM yang posisinya sudah dirusak oleh pelaku.

"Saat kami amankan pelaku sudah pasrah dan tidak melakukan perlawanan". pungkasnya

Sementara itu Gatot Erwanto, Kepala Cabang Bank Lampung Simpang Pematang mengaku mendapat laporan dari pegawainya yang pada saat itu hendak membuka dan membersihkan Kantor kas Bank Lampung.

"Pagi tadi saya mendapat laporan dari karyawan saya bahwasanya telah terjadi tindak pidana pencurian di kantor kas Bank Lampung yang berada di kompleks pemda Mesuji. Kemudian saya langsung melapor kepada pihak kepolisian dan kami langsung meluncur ke TKP dan benar kondisi nya memang sudah dilakukan percobaan tindakan pidana pencucian tersebut, dan mesin ATM sudah dirusak oleh pelaku di dalam ATM tersebut ada uang sekitar 200 juta yang belum sempat diambil pelaku,"jelasnya.

Laporan : Andi Sunarya

Editor : Seno


close