Headline

Muscab Demokrat Lampura Dinilai Langgar AD/ART, Wansori Dipastikan Nahkodai PD Lampura

  

Muscab Demokrat Lampura Dinilai Langgar AD/ART, Wansori Dipastikan Nahkodai PD Lampura

Gentamerah.com || Lampung Utara – Dinilai pelaksanaan Muscab Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Lampung Utara melanggar AD/ART partai dan terjadi inskonstitusi, ketua DPC Demokrat Lampura, Yusrizal Enggan Ikuti Muscab tersebut, bahkan dipastikan calon ketua tinggal akan terpilih secara aklamasi.

"Pelaksanaan Mucab partai demokrat ini tidak benar, saya tidak mengikuti, termasuk pak Herwan Mega juga mundur, " kata Yusrizal yang dihubungi melalui telephon selulernya.

Yusrizal mengaku akan mengambil langkah untuk bermusyawarah dengan kade-kader demokrat lainnya guna menyikapi persoalan tersebut.

"Jadi itu alasan kita tidak mengikuti Muscab,  saya tidak mendaftar karena saya tahu akan terjadi seperti apa, karena banyak kejanggalan.  Dan nanti kita akan bermusyawarah dengan kawan-kawan yang sampai hari ini audah berjuang dengan partai demokrat tapi hak mereka tidak diabaikan," kata dia.

Acara pemilihan kepengurusan tersebut dilakukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Lampung yang diikuti 15 kabupaten kota secara serentak, di Balai Krakatau Bandar Lampung, Senin (21/3/2022).

Muscab itu dilakukan dalam rangka menentukan siapa yang bakal mejadi Ketua DPC Partai Demokrat di masing-masing 15 kabupaten kota Se-provinsi Lampung.

"Yang mencalonkan diri sebagai ketua DPC Lampura hanya Wansori sendiri,"kata salah satu kader Demokrat Lampura yang enggan disebutkan namanya, Senin (21/3/2022).

Dengan demikian pastinya, Wansori terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPC partai Demokrat Lampung Utara.

Wansori, yang hendak dikonfirmasi melalui pesan Whatsappnya, belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait pencalonan dirinya untuk memperbutkan posisi ketua DPC.

"Ijin bang maaf, Muscab IV serentak baru pembukaan. Previkasi perseta muscab bru selesai," ujar Wansori, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya dengan rekan-rekan media.

Laporan : Gian Paqih

Editor : Kancha Raja

close