Headline

Parah, Anggaran Covid di Desa Rejomulyo Tidak Sesuai Keperuntukanya

 

Parah, Anggaran Covid di Desa Rehomulyo Tidak Sesuai Keperuntukanya

Laporan : Andi Sunarya

Gentamerah.com || Mesuji - Terdengar sedikit aneh memang pengunaan anggaran Penanganan pandemi Corona Virus Disease(Covid-19) oleh Pemerintah Desa di Kabupaten Mesuji, Lampung, alih-alih memutus rantai penyebaran virus, pemerintah Desa malah memilih memberikan bantuan sembako kepada warganya.

Seperti yang terjadi di Desa Rejomulyo,Kecamatan Wayserdang, Kabupaten Mesuji dari anggaran senilai Rp56 juta dari delapan persen anggaran dana desa, Kepala Desa Rejomulyo, Sukiman memilih membagian sembako untuk 16 Kepala Keluarga Penerima Manfaat.

"Kita bagikan sembako mas, ke masyarakat dari anggaran delapan persen dana desa tahun ini  kepada 16 KPM," katanya.

Saat ditanya adakah pengadaan alat penanganan Covid di desa?,  Sukiman mengaku sudah membeli berbagai peralatan tersebut. Namun, belum digunakan, dan masih disimpan, “Masih kami simpan di balai desa," terangnya singkat.

Terpisah, Wakil Ketua Badan Pernusyawartan Desa(BPD) Desa Rejomulyo, Misdi mengaku, tidak mengetahui secara rinci anggaranya dan apa saja pengunaannya.

"Yang saya tahu pemerintah desa memang membagikan masker, tapi yang lain, misal penyemprotan fasilitas umum saat menjelang sholat idul fitri kemarin tidak ada,"ujarnya.

Untuk diketahui, jika merujuk pada, Peraturan Presiden (PERPRES) No 104 Tahun 2021, Pada Pasal 5 Ayat (4) Tentang Penggunaan Dana Desa Tahun 2022. Dan peraturan Kementrian kementrian Desa(permendes) Nomor 7 Tahun 2021 tentang prioritas pengunaan dana dalam salah satu pointnya, desa wajib menganggarkan 8 persen bagi penanganan penyebaran covid-19.

Editor : Nara

close